SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Pelaksanaan Kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang. (Kajian Kelengkapan dan Kesesuaian Sarana Prasarana Pembelajaran Mata Diklat Produktif)

Mohammad Ardiansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Ardiansyah, Mohammad. 2011. Studi Pelaksanaan Kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang. (Kajian Kelengkapan dan Kesesuaian Sarana Prasarana Pembelajaran Mata Diklat Produktif). Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing I : Dra. Anny Martiningsih, M.Kes. Pembimbing II : Drs. Sumarli, M.T, M.Pd.

 

Kata kunci: Kelas Suzuki, SMK PGRI 3 Malang, Sarana Prasarana.

 

Pada saat ini kerjasama antara SMK dengan industri atau perusahaan sudah bisa di bilang mulai meningkat. Salah satu bentuk kerjasama itu dapat terwujud dengan di bukanya suatu kelas pada SMK dengan menggunakan standar industri dan di dukung langsung oleh industri tersebut. Kelas ini biasa di sebut dengan kelas industri.

2W Suzuki Class atau yang biasa disebut dengan Kelas Suzuki adalah sebuah proyek kerjasama antara SMK PGRI 3 Malang dengan PT. Indomobil Suzuki Internasional melalui perwakilannya di Malang PT Hero Sakti Motor Gemilang. Masa Studi 3 tahun dengan kapasistas murid 24 siswa per kelasnya. Kelas ini di desain penuh dengan standar bengkel resmi Suzuki, sebagai instruktur di ambil dari staf pengajar produktif  bidang otomotif  yang di training selama 1 tahun di semua bengkel resmi Suzuki yang berada di karesidenan Malang, Kediri dan Jember, dengan adanya 2W Suzuki Class ini di harapkan dapat mengisi kebutuhan mekanik bengkel resmi Suzuki wilayah Indonesia Timur.

Untuk mengetahui kualitas pembelajaran mata diklat produktif di kelas suzuki SMK PGRI 3 Malang, maka penelitian ini difokuskan sebagai berikut: (1) Bagaimanakah kelengkapan sarana prasarana pembelajaran Mata Diklat Produktif kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang?; (2) Bagaimana tingkat kesesuaian sarana prasarana pembelajaran Mata Diklat Produktif  kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang dengan standart yang telah di tetapkan oleh perusahaan Suzuki. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif.

Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri dan di dukung oleh informan kunci. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara pendekatan triangulasi. Peneliti melakukan triangulasi dengan membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Pada metode triangulasi dapat diperoleh dengan berbagai cara meliputi : (1) wawancara; (2) observasi atau pengamatan; (3) dokumentasi. Data yang diperoleh melalui prosedur tersebut di analisis dengan menggunakan teknik deskriptif yang yang di organisir dalam bentuk tabel dan penerapannya pada tiga alur kegiatan, yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh temuan-temuan, sebagai berikut: (1) kelengkapan sarana prasarana pembelajaran mata diklat produktif di kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang di sesuaiakan penuh dengan bengkel resmi sepeda motor Suzuki dengan menggunakan perbandingan rasio dari PERMENDIKNAS tentang standart sarana prasarana SMK. (2)  kelengkapan sarana prasarana pembelajaran teori memiliki kelengkapan sebanyak 42 buah dan kelengkapan pembelajaran praktek berjumlah 348 buah dan 10 set. Jumlah total kelengkapansarana prasarana pembelajaran mata diklat produktif SMK PGRI 3 Malang yaitu sebanyak 390 buah dan 10 set, (3) Tingkat kesesuaian sarana prasarana pembelajaran mata diklat Produktif Kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang dalam rata-rata persentase mencapai 85,24%. Tingkat kesesuaian seluruh kelengkapan sarana prasarana pembelajaran produktif kelas Suzuki SMK PGRI 3 Malang yaitu 83,66%.

Ada beberapa hal yang disarankan, yaitu; (1) Bagi pihak sekolah perlu adanya penambahan perabot untuk ruang teori, terutama kursi dan meja peserta didik agar pembelajaran dapat berjalan dengan nyaman, perlu diterapkannya penggunaan pakaian keselamatan kerja bagi peserta didik pada saat praktek, kelengkapan sarana prasarana yang ada sudah cukup baik dan sudah cukup sesuai dengan standart, kondisi ini perlu dijaga dan lebih dilengkapi. (1) Bagi peneliti selanjutnya, penelitian mengenai kelengkapan dan kesesuaian sarana prasarana pembelajaran mata diklat produktif  kelas Suzuki di SMK PGRI 3 Malang menurut standart bengkel resmi sepeda motor Suzuki ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian sejenis yang fokus terhadap sarana prasarana pembelajaran maupun terhadap kelas industri lain.