SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Pada Kompetensi Dasar Pengelasan Mata Pelajaran Sambungan Dasar Pengelasan Pelat Untuk Kelas XI Teknik Pemesinan Di SMK Pekerjaan Umum Malang

Anugrah Rahmanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmanto, Anugrah. 2011. Pengembangan Bahan Ajar Pada Kompetensi Dasar Pengelasan Mata Pelajaran Sambungan Dasar Pengelasan Pelat Untuk Kelas XI Teknik Pemesinan Di SMK Pekerjaan Umum Malang. Pembimbing (1) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd., (2) Drs. Solichin, ST. M.Kes

 

Kata Kunci: Pengembangan Bahan Ajar, RPP, dan Sambungan Dasar Pengelasan Pelat.

 

Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar  cetak jenis Handout dengan judul “Sambungan Dasar Pengelasan Pelat” yang materinya disesuaikan dengan sajian materi dalam RPP. Handout yang dikembangkan  nantinya akan dijadikan salah satu sumber belajar di SMK Pekerjaan Umum (PU) Malang guna menciptakan kreativitas belajar mandiri siswa sesuai dengan potensi yang mereka miliki.

Pengembangan bahan ajar ini mengadopsi model pengembangan Dick & Carey (1987). Pengembangan model Dick & Carey adalah pengembangan yang bersifat prosedural yang meliputi : (1) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, (2) analisis pembelajaran, (3) mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik peserta didik, (4) merumuskan tujuan khusus pembelajaran, (5) mengembangkan butir-butir tes acuan patokan, (6) mengembangkan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, (8) merancang dan melakukan penilaian formatif, (9) merevisi materi pembelajaran, dan (10) merancang dan melakukan penilaian sumatif.

Untuk mengetahui tingkat kevalidan, kelayakan keterpakaian produk yang dihasilkan dilakukan uji kelayakan produk dalam 2 tahap, yaitu tahap uji ahli dan uji kelompok kecil. Data diambil dengan menggunakan angket, kemudian  dianalisis menggunakan deskriftif kualitatif dalam bentuk persentase.

Hasil pengembangan bahan ajar ini menghasilkan bahan ajar cetak jenis handout yang materinya disesuaikan dengan sajian materi dalam RPP. Produk bahan ajar diuji coba melalui dua tahap yaitu : (1) uji coba ahli yang meliputi ahli bidang studi dan ahli pembelajaran, (2) uji coba kelompok kecil. Hasil penilai/tanggapan digunakan untuk merevisi produk sebagai bagian dari proses penyempurnaan produk bahan ajar.

Hasil uji coba pada tahap ahli bidang studi memperoleh skor total 83% dengan kriteria valid, sedangkan dari ahli pembelajaran memperoleh skor 92% dengan kriteria sangat valid. Kemudian tahap uji coba kelompok kecil memperoleh skor total 80%, sehingga dari uji coba yang dilakukan handout layak digunakan sebagai sumber belajar di SMK Pekerjaan Umum (PU) Malang.

Dari serangkaian uji coba dapat diketahui kelebihan dan keterbatasan bahan ajar yang telah dikembangkan. Kelebihannya yaitu (1) bahan ajar dirancang sesuai karakteristik dan kebutuhan siswa, (2) bahan ajar disesuaikan dengan menggunakan prinsip pengetahuan yang bersifat fakta, konsep dan prosedural, dan (3) model pengembangan yang disesuaikan adalah Dick & Carey (1987) yang sistematis dan sesuai untuk merancang pembelajaran lebih terarah.

Kelemahan bahan ajar ini adalah disusun berdasarkan karakteristik dan kebutuhan siswa di SMK Pekerjaan Umum (PU) Malang pada kompetensi Dasar Pengelasan Sambungan Pelat, sehingga bila bahan ajar digunakan secara luas perlu menyempurnakan atau revisi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pengguna yang luas.

 

ABSTRACT

 

Rahmanto, Anugrah. 2011. Developing the Course of Study on the Welding Basic Competence of the Plate Welding Basic Joint Subject for the XI Grade of Machinery Technique at SMK Pekerjaan Umum (Public Work) Malang. Thesis, Engineering Department of Educational Engineering Study Program, Faculty of Techniques, State University of Malang. Advisors: (1) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd, (2) Drs. Solichin, S.T. M.Kes

 

Keywords: developing the course of study, learning implementation plan (RPP), and plate welding basic joint

 

This developing course of study is aimed to turning out a course of study product format which kind of Handout with title “plate welding basic joint” that its item is appropriated for the items in Learning Implementation Plan (RPP). Handout which is next expanded will being one of learn source at SMK public work (pekerjaan umum) Malang to creates autodidact creativity for the students with their potential which they have.

This developing course of study adopts the learning model of the Dick & Carey (1987). Learning model of the Dick & Carey is a developing that procedural characteristic which following include: (1) identify the general objective of learning, (2) learning analysis, (3) identify the input behavior and protege characteristic, (4) formulate a purpose of special learning, (5) develop the testing items of standard reference, (6) develop the learning strategy, (7) develop and choose the items learning, (8) design and assess formatively, (9) items learning revision, and (10) design and assess summatively.

To knowing the validity level, product-applied expediency which is produced is done some expediencies tests in 2 phases, that is expert testing phase and small group testing. Data is obtained by use of inquiry, then data is analyzed using qualitative descriptive in percentage format.

This result developing of the course of study produces the course of study format which kind of handout that its items is appropriated with the items in Learning Implementation Plan (RPP). Course of study is tested through 2 phases which following include: (1) expert testing which is include subject’s expert and learning’s expert, (2) small group testing. Assessor result or response result is used to product revision as a part from product completing process of the course of study.

Testing result on the subject’s expert phase obtains 83 % total score in valid criteria, while from learning’s expert obtains 92 % score in very valid criteria. Small group testing obtains 80 % total score, with the result that from the testing which is done then proper handout is used as learn source at SMK PU (public work) Malang.

From the testing, it ascertainables the excess and restrictiveness of the course of study which has been developed. The excesses are: (1) course of study is designed appropriate for the students’ requirement and characteristic, (2) course of study is appropriated with using knowledge principle that refer to the fact, the concept, and the procedural characteristic, and (3) model developing which is appropriated is Dick & Carey (1987) that systematic and appropriate to design more directed learning.

This weakness of the course of study is arranged by virtue of the students’ requirement and characteristic at SMK PU Malang on the basic competence of plate welding joint, with the result that if course of study is used widely then it needs to complete or revision which is appropriated with user’ requirement and characteristic widely too.