SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Alat Ukur Siswa Kelas X Teknik Pemesinan SMK PGRI 3 Malang Tahun 2011/2012

Musa Wahyu Pangeran

Abstrak


ABSTRAK

 

Pangeran, Musa Wahyu. 2011. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran  Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Alat Ukur Siswa Kelas X Teknik Pemesinan SMK PGRI 3 Malang Tahun 2011/2012. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd, (2) Drs. H. Kusdi, S.T., M.T.

 

Kata Kunci: pengaruh, problem based learning, hasil belajar

 

Belajar berbasis masalah (Problem-Based Learning), yaitu suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensi dari materi pelajaran

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap hasil belajar mata pelajaran alat ukur. Penelitian ini menggunakan instrumen tes pilihan ganda dengan jumlah soal 25 butir. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah desain control group pre-test and post-test. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknik Pemesinan SMK PGRI 3 Malang semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012. Langkah-langkah desain eksperimen semu sebagai berikut. Pertama, pemberian pretes pada kelas eksperimenI, eksperimenII dan kelas kontrol. Kedua, pemberian perlakuan berupa pemberian metode pembelajaran berbasis masalah terhadap kelas eksperimen I, eksperimen II dan pembelajaran konvensional terhadap kelas kontrol. Ketiga, pemberian postes kepada kelas eksperimenI, eksperimenII dan kelas kontrol. Data hasil penelitian kemudian diolah dengan menggunakan uji-t.

Melalui penelitian ini dihasilkan kesimpulan. Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar alat ukur siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah  dengan hasil belajar alat ukur siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensionl. Peningkatan hasil belajar alat ukur siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah  lebih tinggi daripada peningkatan hasil belajar alat ukur siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari perhitungan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan Uji t didapat mean gain value kelas eksperimen I  sebesar 30,52 dan mean kelas eksperimen II sebesar 30,26 dan, sedangkan mean kelas kontrol sebesar 24,07. Ada pengaruh yang signifikan hasil belajar alat ukur siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah  dengan hasil belajar alat ukur siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensionl kelas X Teknik Pemesinan SMK PGRI 3 Malang pada mata pelajaran alat ukur. Berdasarkan analisis data  perhitungan sumbangan efektif diketahui hasil belajar siswa (Y) mempunyai pengaruh signifikan yaitu sebesar 22,14% untuk penerapan model pembelajaran berbasis masalah (X1); 9,24 penerapan model pembelajaran konvensional (X2).

Hal-hal yang disarankan untuk peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan jenis penelitian sungguhan, memberikan perlakuan lebih dari tiga kali perlakuan. Bagi guru Alat Ukur yang hendak menerapkan hasil temuan penelitian ini dalam kegiatan pembelajaran disarankan melaksanakan kegiatan PBL agar ada peningkatan hasil belajar siswa.