SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Lingkungan Keluarga dan Motivasi Belajar Terhadap Minat Berwirausaha Mendirikan Bengkel Otomotif Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

ricky krisdianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Krisdianto, Ricky.2011. Hubungan Antara Lingkungan Keluarga Dan Motivasi Belajar Terhadap Minat Berwirausaha Mendirikan Bengkel Otomotif Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs. H. Wakidi,  (2)  Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd.

 

Kata Kunci : lingkungan keluarga, motivasi belajar, minat berwirausaha  mendirikan bengkel  otomotif.

SMK adalah sekolah kejuruan yang mendidik siswanya agar memiliki ketrampilan yang dibutuhkan di dunia usaha/industri. Selain mata pelajaran teori dan praktik, siswa SMK juga dibekali dengan mata pelajaran kewirausahaan. Diharapkan setelah lulus siswa SMK dapat membuka lapangan kerja sendiri. Ada banyak hal yang mempengaruhi siswa dalam berwirausaha, salah satunya adalah minat. Minat sendiri dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya lingkungan keluarga dan motivasi belajar. Kedua hal tersebut merupakan hal yang penting yang akan peneliti kaji lebih mendalam, untuk dapat mengetahui hubungan dengan minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif. Pemilihan variabel tersebut merupakan indikator yang penting untuk dapat digunakan sebagai alat ukur minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif. 

Dari paparan tersebut menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, motivasi belajar dapat mempengaruhi minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen untuk terjun ke dunia kerja. Untuk menguji kebenaran dugaan tersebut, penelitian ini merumuskan masalah sebagai berikut : (1) Adakah hubungan yang signifikan antara  lingkungan keluarga dengan minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, (2) Adakah hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, (3) Adakah hubungan yang signifikan antara  lingkungan keluarga  dan motivasi belajar terhadap minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Penelitian ini dirancang menggunakan deskriptif korelasional yang dilakukan pada siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan jumlah populasi 243 siswa dan jumlah pertanyaan/angket sebanyak 26 butir. Penelitian ini menggunakan angket sebagai alat pengumpul data.

Kesimpulan penelitian diperoleh : (1) Ada hubungan yang signifikan antara  lingkungan keluarga dengan minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, (2) ada hubungan yang signifikan  antara motivasi belajar dengan minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, (3) Ada hubungan yang signifikan antara lingkungan keluarga dan motivasi belajar dengan minat berwirausaha mendirikan bengkel otomotif siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Saran penelitian antara lain : (1) Bagi Sekolah, supaya meningkatkan komunikasi dengan orang tua siswa, guna memantau proses belajar siswa secara intensif, (2) Bagi Orang tua siswa, guna terciptanya suasana pembelajaran yang kondusif demi terwujudnya minat yang dimiliki oleh siswa agar lebih memperhatikan proses belajar, ketertiban sekolah, dan memberikan motivasi kepada putranya agar belajar lebih giat. Orang tua juga disarankan menjalin komunikasi dengan pihak sekolah (3) Bagi guru otomotif, guna meningkatkan motivasi belajar siswa keahlian teknik kendaraan ringan haruslah meningkatkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa seperti meningkatkan kemampuan dan profesionalisme guru sehingga dapat memotivasi siswa untuk belajar dan pada akhirnya meningkatkan prestasi belajar siswa, (4) Bagi siswa, guna mengembangkan minat yang dimiliki siswa harus lebih aktif dalam menambah pengetahuan. Misal mencari referensi dari buku diluar buku pelajaran atau pun dari internet. Siswa juga harus lebih aktif dalam belajar serta mempersiapkan materi yang akan dipelajari pada hari esok.