SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA DIKLAT CHASSBATT (CHASIS DAN BATERAI) DI KELAS X PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)

Dedy Irwan Wanandi

Abstrak


ABSTRAK

 

Wanandi, Dedy Irwan. 2011. Studi Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Mata Diklat Chassbat (Chasis dan Baterai) di Kelas X Pada Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Nasional Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Darmadji Adi Suseno, M.Pd. (2) Drs. H. Sutijono, M.M.                        

Kata kunci: Studi Tentang Pelaksanaan Pembelajaran

 

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi ciri abad sekarang atau millennium ketiga. Hal ini memberikan pengaruh yang sangat besar kepada tatanan kehidupan manusia baik secara individu maupun bangsa secara keseluruhan. Bagaimanapun ini adalah suatu tantangan yang harus dihadapi, dan salah satu upaya yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Diyakini banyak pihak bahwa meningkatkan SDM salah satu hal yang harus dibenahi ialah mutu atau kualitas pendidikan. Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas pendidikan, maka pemerintah bersama pihak swasta berupaya mewujudkan amanat tersebut melalui pengembangan, perbaikan kurikulum, sistem evaluasi, perbaikan sarana pendidikan, pengadaan materi ajar, pelatihan bagi guru dan tenaga pendidikan lainnya. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan maka didirikanlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dimana Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah bertujuan untuk menghasilkan tamatan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan akhlak mulia serta memiliki kompetensi yang berstandar nasional dan global. Di SMK siswa akan diberikan berbagai macam pelajaran salah satunya pelajaran produktif terdiri dari : (1) Pembacaan dan pemahaman gambar teknik, (2) Pemeliharaan/service sistem hidrolik, (3) Penggunaan dan pemeliharaan alat ukur, (4) Pengujian, pemeliharaan/servis dan penggantian baterai, (5) Perbaikan ringan pada rangkaian/sistem kelistrikan, (6) Perbaikan sistem pengapian, (7) Pemeliharaan/service engine sepeda motor, dan lain-lain. Untuk membentuk lulusan yang berkualitas dan kompeten dibidangnya maka banyak faktor yang harus diperhatikan yaitu kualitas pembelajaran. Kualitas pembelajaran ini terdiri dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Selain itu terdapat faktor lain yang menjadi pendukung kegiatan belajar mengajar yaitu fasilitas dan media pembelajaran.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan di SMK Nasional Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data) dan Conclusion Drawing (Penarikan Kesimpulan).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas perencanaan pembelajaran mata diklat chassbat (chasis dan baterai) di kelas x pada program keahlian teknik kendaraan ringan (TKR) SMK Nasional Malang penyusunan perencanaan pelaksanaan pembelajaran telah disusun secara sistematis berdasarkan pada silabus yang ada dan berdasarkan standar kompetensi mata diklat serta komptensi dasar yang telah ditetapkan secara nasional. Sedangkan kualitas pelaksanaan pembelajarannya sudah baik, dapat dilihat dari aktivitas guru dan siswa melalui kegiatan observasi yang telah dianalisis oleh peneliti dan mendapatkan hasil yang bisa diartikan sangat baik. Pelaksanaan pembelajaran juga sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat oleh guru dan telah disetujui oleh kepala bidang. Kualitas evaluasi belajar juga dikatakan baik, karena guru telah melaksanakan tiga tahap untuk melakukan proses evaluasi, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap pengolahan evaluasi, sedangkan aspek yang dinilai ada tiga ranah, yaitu ranah kognitif, afektif, psikomotorik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) Kepada Kepala SMK Nasional Malang  untuk melakukan pelatihan bagi guru, dan mengembangkan materi diklat produktif  agar siswa lebih mendapatkan skill yang nantinya dapat digunakan pada saat siswa telah lulus dari SMK, (2) Kepada Guru SMK Nasional Malang untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajarannya dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran yang bervariasi, karena siswa akan lebih termotivasi untuk belajar sehingga ilmu yang diberikan  mudah untuk diserap oleh siswa, dan (3) Kepada peneliti-peneliti Lain agar bisa melakukan penelitian yang juga fokus dalam menganalisis kualitas strategi pembelajaran pada jurusan SMK yang sama atau meneliti pada jurusan yang berbeda dan peneliti hendaknya dapat mengalokasikan waktu yang sesuai untuk menganalisis strategi pembelajaran dikarenakan terdapat tiga komponen utama yang harus diamati yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.