SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Pembelajaran Menggunakan Media Animasi dan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar Prinsip Kerja Sistem Starter Siswa Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMKN Klakah Lumajang

Ismail .

Abstrak


ABSTRAK

 

Ismail . 2011. Perbedaan Pembelajaran Menggunakan Media Animasi dan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar  Prinsip Kerja Sistem Starter Siswa Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMKN Klakah Lumajang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif  Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs. H. Paryono, S.T., M.T., (2) Drs. Sumarli,M.T, M.Pd.

 

Kata Kunci: media gambar, media animasi, hasil belajar

Model pembelajaran yang diterapkan didalam kelas di SMKN Klakah samapai saat ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi , dan untuk memperkuat pesan yang disampaikan digunakan media, lambang-lambang dan atau menunjukkan gambar yaitu gambar diam (still picture). Siswa yang diajar menggunakan media gambar dinilai kurang mampu memahami maksud dari gambar yang bersifat kompleks. Penggunaan media animasi diharapkan dpat mengatasi kesulitan siswa dalam memahami prinsip kerja sistem starter

Penelitian ini bertujuan untuk:  (1). Mendeskripsikan hasil belajar siswa SMK Negeri Klakah  Lumajang kelas X Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan yang diajar dengan menggunakan media gambar,(2). Untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa SMK Negeri Klakah Lumajang Kelas X Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan  yang diajar dengan menggunakan media animasi, (3). Untuk mengetahui ada perbedaan hasil belajar kompetensi prinsip kerja sistem starter dan komponennya siswa SMK yang diajar dengan menggunakan media animasi dengan yang diajar menggunakan media gambar.

Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen yaitu Pretest-Posttest Group Design  dengan subjek penelitian sebanyak 50 siswa  dari kelas X  Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMKN Klakah Lumajang. Teknik sampling yang digunakan Random Sampling dengan membentuk dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Teknik analisis data menggunakan beda/selisih antara skor tes akhir (Post Test ) dan skor tes awal (Pre Test ).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1). Penggunaan media gambar dirasakan kurang mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara maksimal, dari 25 siswa memperoleh klasifikasi skor sangat tinggi (dengan rentangan skor 81-100) berjumlah 8%, (2). Penggunaan media animasi dirasakan  mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara maksimal, dari 25 siswa memperoleh klasifikasi skor sangat tinggi (dengan rentangan skor 81-100) berjumlah 60%, (3). Terdapat perbedaan pengaruh  yang signifikan antara model pembelajaran menggunakan media animasi dengan model pembelajaran menggunakan media gambar.

Melihat adanya pengaruh positif dari penggunaan media animasi, disarankan hendaknya menerapkan media animasi sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran yang materinya kompleks dimana membahas suatu peristiwa, aliran listrik atau proses kerja sistem starter yang tidak bisa dilihat secara langsung.