SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ilmu Logam Antara Pembelajaran Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Konvensional Dan Metode Pembelajaran Berbasis Masalah Di SMK PGRI 03 Malang

Galih Tri Atmaja

Abstrak


ABSTRAK

 

Atmaja, Galih Tri. 2010. Perbedaan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ilmu Logam Antara Pembelajaran Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Konvensional Dan Metode Pembelajaran Berbasis Masalah Di SMK PGRI 03 Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Suprayitno, S.T., M.T., (II) Drs. Ir. Mustaman, M.Pd.

 

Kata Kunci: Motivasi belajar, prestasi belajar, pembelajaran konvensional, pembelajaran berbasis masalah.

Ilmu logam merupakan mata pelajaran produktif yang terdapat pada SMK. Mata pelajaran ini sangat penting untuk dikuasai, namun dalam kenyataannya masih banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mata pelajaran ini, hal ini disebabkan karena metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang menarik sehingga hasil yang didapat siswa kurang memuaskan. Metode pembelajaran yang ada saat ini sangat beragam, oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui perbandingan metode pembelajaran itu sendiri. Metode pembelajaran konvensional merupakan salah satu metode pembelajaran yang bersifat berpusat pada guru, sedangkan metode pembelajaran berbasis masalah adalah salah satu metode pembelajaran yang bersifat berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana motivasi belajar siswa dengan metode pembelajaran konvensional; (2) bagaimana motivasi belajar siswa dengan metode Pembelajaran Berbasis Masalah; (3) bagaimana prestasi belajar siswa dengan metode pembelajaran konvensional; (4) bagaimana prestasi belajar siswa dengan metode Pembelajaran Berbasis Masalah; (5) apakah ada perbedaan motivasi dan prestasi belajar antara pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran konvensional dengan pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah.

Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif. Populasi penelitian ini merupakan siswa SMK PGRI 03 Malang kelas X jurusan teknik pemesinan, sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yaitu X TP-A sebagai kelas metode konvensional dan X TP-B sebagai kelas metode pembelajaran berbasis masalah. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah motivasi belajar dan prestasi belajar siswa, sedangkan variabel bebasnya adalah pembelajaran konvensional dan pembelajaran berbasis masalah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes prestasi belajar, angket dan perangkat pembelajaran. Uji hipotesis penelitian digunakan uji t.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi dan prestasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada motivasi dan prestasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.