HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DESAIN BUSANA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR BUSANA
Abstrak
ABSTRACT
Unsudah, Elis Nur. 2009. A Correlation between Learning Design Motivation and Student
Achievement at Design Style Course (A Case Study at Grade XI Clothing Style
Department at SMK Negeri 7 Malang. Thesis, Design Style Education of
Undergraduate Program. Technology of Industry Department, State University of
Malang. Advisors: (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih, M.Pd (II) Dra. Hapsari
Kusuawardani, M.Pd.
Key words: Motivation, Achievement, Design Style
Motivation is kinds of spirit that can make people want to do something. Motivation
happens when someone wishes and intends to do a kind of activity in order to reach certain
goals. There are two kinds of motivation which are intrinsic motivation and extrinsic
motivation. Learning achievement is a result of learning which has been reached through the
ability and it is signed by the development and the changes of behavior as a result of learning
activity, this kind of achievement can be in a form of mark or result of examinations. Design
Style Course is a competence which is available in curriculum. Design style is one of skills
which has to be mastered by the students because it indicates imagination, ideas, and
creations of the students about clothing. Learning motivation is one of factors that can
improve student's ability at Design Style Course. As a result, students who have high
motivation in learning design will also have high achievements in their learning.
This is a quasi-experimental study which shows a correlation between learning design
motivation and learning achievement at Design Style Course. This study aims to know
whether there is a correlation between learning design motivation and learning achievement
at Design Style Course and its contribution at XI graders of Clothing Style Department at
SMK N 7 Malang year 2008/2009. Alternative hypothesis (Ha) in this study is that there is a
correlation between learning design motivation and learning achievement at Design Style
Course at XI graders of Clothing Style Department at SMK N 7 Malang. Independent
variable of this study is learning motivation and its dependent variable is learning
achievement. The subjects of this study are all the students (34 students) of grade XI at
Clothing Style Department at SMKN 7 Malang year 2008/2009. The instruments to collect
the data are questionnaire and documentation in a form of learning outcomes. The experiment
is applied by using a correlation formula of Product Moment Pearson in order to check its
validity and its reliability is checked by Cronbach Alpha.
This study reveals that the score distribution of students at Clothing Style Department
of SMK N 7 Malang shows that 21 respondents (61,76%) get score in the average between 81
- 113. There is 1 respondent (2,94%) gets score below the average between 34 - 87. Other
respondents, that are 12 respondents (35,29%) get score above the average between 114 -
140. Based on the percentage gotten, it can be concluded that learning design motivation of
students at Clothing Style Department of SMK N 7 Malang is in a good category. On the
other hand, students learning achievement at Design Style Course shows that 20 respondents
(58,82%) get score in the average between 75 - 89. Moreover, there are 11 respondents
(32,35%) get score below the average between 0 - 74. Other respondents, 3 respondents
(8,85%) get score above the average between 90 - 100. From the data obtained, it can be
concluded that students learning achievements at grade XI at Clothing Style Department of
SMKN 7 Malang belongs to a good category.
The result of data analysis shows that its correlation coefficient is 0,594 meaning that
its correlation is in the average. Its significant of 0,05 is 4,14. Because counted F (17,048) >
F table (4,14) so Ho is rejected meaning that there is a correlation between learning design
motivation and learning achievement at Design Style Course at XI graders of Clothing Style
Department at SMK N 7 Malang.
On conclusion, there is a correlation between learning design motivation and learning
achievement at Design Style Course at XI graders of Clothing Style Department at SMK N 7
Malang. There is a positive and significant result in studying a correlation between learning
design motivation and learning achievement at Design Style Course at XI graders of Clothing
Style Department at SMK N 7 Malang year 2008/2009.
iii
ABSTRAK
Unsudah, Elis Nur. 2009. Hubungan Motivasi Belajar Desaim Busana Terhadap Prestasi
Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Menggambar Busana ( Studi Pada Siswa Kelas
XI Jurusan Tata Busana SMK Negeri 7 Malang). Skripsi, Program Studi S1
Pendidikan Tata Busana . Jurusan Teknologi Industri. Universitas Negeri Malang.
Pembimbing: (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih, M.Pd (II) Dra. Hapsari
Kusumawardani, M.Pd.
Kata Kunci: Motivasi, Prestasi, Menggambar Busana
Motivasi adalah dorongan dasar yang menggerakkan seseorang bertingkah laku.
Motivasi terjadi apabila seseorang mempunyai keinginan dan kemauan untuk melakukan
suatu kegiatan atau tindakan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Jenis motivasi ada dua
yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Prestasi belajar adalah hasil belajar yang
telah dicapai menurut kemampuan yang tidak dimiliki dan ditandai dengan perkembangan
serta perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang diperlukan dari belajar dengan waktu
tertentu, prestasi belajar ini dapat dinyatakan dalam bentuk nilai dan hasil tes atau ujian.
Menggambar busana merupakan salah satu kompetensi yang disajikan dalam kurikulum.
Disain busana merupakan salah satu bidang yang harus dikuasai siswa dalam mata pelajaran
menggambar busana sebagai perwujudan imajinasi, ide, karya yang dihasilkan siswa tentang
busana. Motivasi belajar desain busana merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi
prestasi belajar pada pelajaran menggambar busana. Sehingga siswa yang memiliki motivasi
yang baik dalam desain busana akan mendapatkan hasil belajar yang baik pula..
Dalam penelitian ini dilakukan pengujian mengenai hubungan motivasi belajar desain
terhadap prestasi belajar pada pelajaran menggambar busana. Tujuan penelitian untuk
mengetahui apakah ada hubungan antara motivasi belajar desain terhadap prestasi belajar
pada pelajaran menggambar busana, dan sumbangan efektif antara hubungan motiviasi
belajar desain terhadap prestasi belajar pada pelajaran menggambar busana siswa kelas XI
Jurusan Tata Busana SMK Negeri 7 Malang tahun pelajaran 2008/2009. Hipotesis alternatif
(Ha) dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara motivasi belajar desain dengan prestas
belajar pada pelajaran menggambar busana siswa kelas XI Jurusan Tata Busana SMK Negeri
7 Malang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi belajar dan untuk variabel
terikatnya adalah prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X
jurusan tata busana SMK Negeri 7 Malang tahun pelajaran 2008/2009 sebanyak 34 siswa
dengan menggunakan sampel total. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah angket dan dokumentasi berupa nilai hasil belajar. Uji coba dilakukan
dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment Pearson untuk menguji validitasnya
dan pengujian reliabilitasnya dengan menggunakan Cronbach Alpha.
Penyebaran skor motivasi belajar desain busana siswa Jurusan Tata Busana SMKN 7
Malang menunjukkan bahwa 21 responden (61,76%) memperoleh skor disekitar nilai rata-
ratanya yang bervariasi antara 88 - 113. Terdapat 1 responden (2,94%) yang memperoleh
skor dibawah nilai rata-rata, yang bervariasi antara 34 - 87. Sebagian nilai prestasi responden
lainnya, yaitu 12 responden (35,29%) memperoleh skor diatas rata-rata yang bervariasi antar
114 - 140. Berdasarkan prosentase tersebut dapat dikatakan bahwa motivasi belajar desain
busana siswa kelas XI Jurusan Tata Busana SMKN 7 Malang dalam kategori baik.
Sedangkan untuk prestasi belajar siswa pada pelajaran menggambar busana menunjukkan
bahwa 20 responden (58,82%) memperoleh skor disekitar nilai rata-ratanya yang bervariasi
antara 75 - 89. Terdapat 11 responden (32,35%) yang memperoleh skor dibawah nilai rata-
rata, yang bervariasi antara 0 - 74. Sebagian nilai prestasi responden lainnya, yaitu 3
responden (8,85%) memperoleh skor diatas rata-rata yang bervariasi antara 90 - 100. Deri
data tersebut dapat dikatakan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI Jurusan Tata Busana
SMKN 7 Malang dalam kategori baik.
Hasil analisis data penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,594, hal
ini memunjukkan adanya hubungan korelasi yang sedang. Tingkat signifikansi sebesar 0,05
adalah 4,14. Karena F hitung (17,048) > F tabel (4,14) maka Ho ditolak artinya ada hubungan
antara motivasi belajar desain busana dengan prestasi belajar pada mata pelajaran
menggambar busana siswa kelas XI Jurusan Tata Busana SMK Negeri 7 Malang.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara motivasi belajar desain
busana dengan prestasi belajar pada mata pelajaran menggambar busana siswa kelas XI
Jurusan Tata Busana SMK Negeri 7 Malang. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan
pada penelitian tentang hubungan antara motivasi belajar desain terhadap prestasi belajar
pada pelajaran menggambar busana siswa kelas XI Jurusan Tata Busana SMK Negeri 7
Malang tahun pelajaran 2008/2009.