SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tanggapan Pihak Industri Terhadap Deskriptor Kompetensi Industri Pakaian Jadi Area Kerja Desain Busana untuk Mahasiswa Praktik Industri

Sely Prastika

Abstrak


Salah satu dokumen pengakuan prestasi belajar sebagai pengakuan sah dari Negara kepada lulusan dari Perguruan Tinggi adalah SKPI (Surat Keterangan Pendamping ljazah). Salah satu isi dari SKPI adalah informasi tentang kualifikasi lulusan diuraikan dalam bentuk deskripsi kompetensi yang menyatakan pencapaian kompetensi mahasiswa PI (Praktik Industri). Akan tetapi, penilaian PI pada prodi Tata Busana jurusan Teknologi Industri Universitas Negeri Malang hanya dinilai dalam bentuk angka dimana penilaian tersebut tidak dapat dijabarkan dalam bentuk deskripsi. Agar nilai kompetensi mahasiswa PI pada SKPI dapat terpenuhi, diperlukan deskriptor kompetensi. Salah satu jenis deskriptor kompetensi adalah Deskriptor Kompetensi Industri Pakaian Jadi Area Kerja Desain Busana yang ditujukan untuk industri pakaian jadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan pihak industri terhadap Deskriptor Kompetensi Industri Pakaian Jadi Area Kerja Desain Busana untuk mahasiswa Praktik Industri.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah industri pakaian jadi di Kota Malang. Teknik penentuan sampel dengan simple random sampling dengan jumlah sampel 30 industri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket tertutup. Diperoleh hasil:

(1) Tanggapan tentang kemudahan penggunaan deskriptor kompetensi menunjukkan sebagian besar responden dengan persentase 56.7% menyatakan Deskriptor Kompetensi Industri Pakaian Jadi mudah digunakan,

(2) Tanggapan tentang kesesuaian deskriptor kompetensi menunjukkan sebagian besar responden dengan persentase 73.3% menyatakan hasil luaran Deskriptor Kompetensi Industri Pakaian Jadi sesuai untuk memenuhi salah satu kebutuhan SKPI yang memerlukan deskripsi kompetensi mahasiswa,

(3) Tanggapan tentang manfaat deskriptor kompetensi menunjukkan sebagian besar responden dengan persentase 93.3% menyatakan deskriptor kompetensi bermanfaat bagi pihak industri untuk mendeskripsikan kompetensi mahasiswa Praktik Industri.

Kesimpulan dari penelitian ini, pihak industri pakaian jadi di Kota Malang menanggapi dengan baik tentang kemudahan, kesesuaian, dan kemanfaatan dari deskriptor kompetensi. Dari kesimpulan tersebut, hendaknya pihak industri dapat menggunakan Deskriptor Kompetensi Industri Pakaian Jadi Area Kerja Desain Busana dalam mendeskripsikan kompetensi mahasiswa PI, dan bagi jurusan Teknologi Industri khususnya prodi tata busana, diharapkan melengkapi instrumen penilaian mahasiswa PI dalam bentuk deskripsi kompetensi.