SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tanggapan Pihak Industri Tentang Deskriptor Kompetensi Sektor Garmen

Maryam Maryam

Abstrak


Maryam. 2019. Tanggapan Pihak Industri Tentang Deskriptor Kompetensi Sektor Garmen. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd,. pembimbing (II) Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn

Kata kunci: Deskriptor Kompetensi, Garmen, Tanggapan

 

Deskriptor kompetensi sektor garmen adalah softwaredeskripsi kompetensi yang digunakan untuk mendeskripsikan kompetensi mahasiswa praktik industri yang mengacu pada surat keterangan kompetensi nasional indonesia (skkni) no 157 tahun2004. Luaran deskriptor kompetensi sektor garmen ini berupa surat keterangan kompetensi mahasiswa yang dikerjakan selama praktik industri. Kompetensi mahasiswa tersebut digunakan untuk mengisi kebutuhan SKPI yang membutuhkan deskripsi kompetensi mahasiswa. Tanggapan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan pihak industri tentang deskriptor kompetensi sektor garmen.

Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah industri garmen yang berada di kota Malang. Teknik sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumalah 26 responden dari 13 industri garmen, jadi satu industri dua responden. Instrumen penelitian menggunakan angket tertutup skala likert.

Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa secara keseluruhan tanggapan pihak industri tentang deskriptor kompetensi sektor garmen sangat baik dengan kontribusi tertinggi dari indikator manfaat deskriptor kompetensi sektor garmen dengan persentase 35%, kesesuaian deskriptor kompetensi sektor garmen dengan persentase 33%, dan kemudahan deskriptor kompetensi sektor garmen dengan persentase 32%.

 

Kesimpulan dari penelitian ini bahwa deskriptor kompetensi sektor garmendinyatakan mudah digunakan, sesuai dengan kebutuhan SKPI yang membutuhkan deskripsi kompetensi mahasiswa praktik industri, dan bermanfaat bagi pihak industri, mahasiswa praktik industri, dan Universitas. Saran bagi pihak industri diharapkan menggunakan deskripsi kompetensi sektor garmen untuk mendeskripsikan kompetensi mahasiswa yang melaksanakan praktik industri. Bagi program studi tata busana diharapkan agar melengkapi pedomana praktik industri yang berbentuk deskrisp kompetensi. Bagi Universitas diharapkan menggunakan hasil luaran deskriptor kompetensi sektor garmen untuk mengisi SKPI.