SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TANGGAPAN PIHAK INDUSTRI TENTANG DESKRIPTOR KOMPETENSI PRODUKSI PAKAIAN JADI MASSAL (KONVEKSI)

KURNIASARI RIZA

Abstrak


RINGKASAN

Kurniasari, Riza. 2019. Tanggapan Pihak Industri Tentang Deskriptor Kompetensi Produksi Pakaian Jadi Massal (Konveksi). Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd.

 

Kata Kunci: Tanggapan, Industri Pakaian Jadi Massal (Konveksi), Deskriptor Kompetensi Produksi Pakaian jadi Massal.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan pihak industri tentang deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi sebagai instrumen untuk menilai kompetensi Mahasiswa yang melaksanakan Praktik Industri (PI). Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik pakaian jadi (konveksi) di kota Malang. Tenik sampling pada penelitian ini menggunggakan Proportionate random sampling yaitu sebesar 27 responden. Validasi instrumen dalam penelitian ini menggunakan validitas konstruk dengan dua validator, yaitu ahli deskriptor dan ahli pada industri pakaian jadi konveksi. Hasil validasi instrumen ahli deskriptor adalah 90.6%. Sedangkan, hasil validasi instrumen dari ahli industri pakaian jadi konveksi adalah 100%. Kemudian, dapat disimpulkan bahwa hasil dari dua validator instrumen tersebut menunjukkan bahwa instrumen valid. Penelitian ini memiliki satu variabel, yaitu tanggapan pihak industri tentang deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi. Terdiri dari tiga indikator, yaitu :

(1) kemudahan menggunakan deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi,

(2) kesesuaian deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi, dan

(3) manfaat deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi.

Hasil penelitian pada indikator pertama adalah kemudahan menggunakan deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi 56%, artinya deskriptor tersebut mudah untuk digunakan pihak industri, untuk mengisi kompetensi mahasiswa yang melaksanakan PI. Indikator kedua kesesuaian deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi massal 56%, artinya deskriptor tersebut mampu untuk memenuhi kebutuhan surat keterangan pendamping ijazah SKPI yang membutuhkan kompetensi yang didiskripsikan. Indikator ketiga manfaat deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi massal 52%, artinya deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi bermanfaat untuk mendeskripsikan kompetensi mahasiswa yang melaksanakan PI.

Kesimpulannya tanggapan industri tentang deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi dalam kategori baik. Sehingga deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi dapat digunakan pihak industri sebagai instrumen penilaian mahasiswa PI. Karena dapat mendeskripsikan kompetensi dari masing-masing mahasiswa. Sehingga saran peneliti diharapkan :

(1) Bagi Prodi Tata Busana Universitas Negeri Malang untuk melengkapi pedoman PI sesuai dengan instrumen penilaian pada deskriptor kompetensi produksi pakaian jadi konveksi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan SKPI,

(2) Bagi Perguruan Tinggi sertifikat kompetensi dari masing-masing mahasiswa PI dapat digunakan untuk mengisi SKPI, dan

(3) Bagi pemilik konveksi disarankan untuk menggunakan perangkat ini untuk menilai mahasiswa PI, dan

(4) Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menyempurnakan penelitian ini dengan mengembangkan aspek-aspek lainnya.

 

SUMMARY

Kurniasari, Riza. 2019. The Mass-Clothes Industries Responses about Software of Assessment for Students’ Competence, Especially in Production Floor. Undergraduate Thesis. Departement of Industrial Technology. Faculty of Engineering. Universitas Negeri Malang. Advisor: (1) Dr. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd.

 

Keywords: The Response, Mass-Clothes Production Floor Industries, Descriptor of Competence Mass-Clothes Industries.

The purpose of this study is to find out the mass-clothes industries especially production floor responses about software of assessment for student’s competence. This research method used a descriptive with quantitative approach. The population in this study is the mass-clothes industries in Malang City. Proportionate random sampling used to determine the sample. 27 respondents involved in this study. Instrument validation used construct validation with two validators, namely software expert and mass-clothes industries expert. The result of instrument validation from the software experts is 90.6%. On the other hand, the result of instrument validation from the mass-clothes production floor industries experts is 100%. Then, from the result of the two validators showed valid. This research has one variable, namely the mass-clothes industries responses about software of assessment for students’ competence, especially in production floor. There are three indicators, included: usage of assessment software in production floor of mass-clothes, the suitability of assessment software in production floor of mass-clothes, and benefits of assessment software for students’ competence in production floor of mass-clothes.

The result of this study showed in the first indicator is usage of assessment software showed 56%, it means that the user was easy to fulfill the students’ competences in a software assessment. The second indicator suitability of assessment software showed 56%, it means that the production floor competences in software of assessment is accordance for mass-clothes industries. The third indicators showed 52%, it means that the software of assessment is useful for the industry to describe the competencies of students’ internship.

 

Based on the result above, it can be concluded, that software of assessment for student competence can be used for internship assessment. Because assessment software made it easy for the mass-clothes industries, especially in production floor and University to describe and assess students’ competencies in detail. Suggestion for further research is make other research related with the software of assessment in others field.