SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Preferensi Konsumen Batik Gedog Tuban

Andriyan Kristiyoni

Abstrak


ABSTRAK

 

Batik gedog merupakan batik tradisonal berbahan kain tenun gedog. Setelah peristiwa bom Bali I dan II, pasar batik gedog  mulai  menyusut. Selain pasar yang menyusut produk batik gedog Tuban juga berhadapan dengan pasar bebas (MEA) pada tahun 2015 dan penurunan jumlah pengrajin pada tahun 2016. Persaingan yang ketat pada tahun 2016 membutuhkan strategi pemasaran yang tepat, oleh karena itu Penelitian mengenai preferensi konsumen terhadap batik gedog tuban perlu dilakukan, untuk menunjang perkembangan usaha batik tersebut.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen Batik Gedog Tuban. Ditinjau dari permasalahannya, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini dalah konsumen batik gedog Tuban dengan jumlah sampel 70 responden yang dihitung dengan standart error 10% dan tingkat kepercayaan 90%. Proses pengambilan sampel dilakukan berdasarkan metode sampling insidental.

Hasil penelitian preferensi konsumen terhadap batik gedog Tuban menunjukkan bahwa konsumen paling banyak memilih motif  lung-lungan sebagai motif paling indah dan motif lok chan sebagai motif paling unik. Motif lung-lungan dianggap indah karena bentuk ornamen batang rambat, sedangkan motif lok chan dianggap unik karena bentuk ornamen tambahan kembang dan lung. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa, batik gedog Tuban disukai karena teksturnya, dimana tekstur tebal menampilkan keindahan sementara tekstur kasar menampilkan keunikan.  Tekstur tebal dianggap indah karena finishing pada kain tenun yang rapi sedangkan tekstur kasar dianggap unik karena pola anyamannya. Jika ditinjau dari segi warna, konsumen juga memilih batik gedog Tuban karena tampilan warnanya. Konsumen beranggapan bahwa warna pipitan  modifikasi pada motif lung-lungan adalah warna yang indah sementara warna putihan pada motif ganggeng merupakan warna yang unik. Warna pipitan  modifikasi pada motif lung-lungan dianggap indah karena warna latarnya, sedangkan warna putihan pada motif ganggeng dianggap unik karena warna isennya yang cerah yakni putih diatas ornamen berwarna gelap.

 

Saran yang terkait dengan hasil penelitian ini: (1) lembaga perlu merekomendasikan hasil penelitian ini sebagai referensi ilmiah; (2) pengrajin perlu memperhatikan aspek-aspek yang kurang disukai konsumen dan melakukan perbaikan pada aspek-aspek tersebut; (3) peneliti selanjutnya perlu meneliti lebih  dalam  dan lebih mendetail tentang pemasaran pada produk batik gedog Tuban yang tidak terlalu disukai konsumen, sehingga pada akhirnya produk-produk yang tidak disukai tersebut dapat disukai konsumen.