SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Disiplin Belajar Dan Kebiasaan Belajar Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Dasar Teknologi Menjahit Siswa Kelas X Busana Butik SMK Negeri 5 Malang

Putri Permata Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Putri Permata. 2017. Pengaruh Disiplin Belajar Dan Kebiasaan Belajar Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Dasar Teknologi Menjahit Siswa Kelas X Busana Butik SMK Negeri 5 Malang. Skipsi, Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Idah Hadijah, M.Pd. (II) Anik Dwiastuti, S.T., M.T.

 

Kata kunci: Disiplin Belajar, Kebiasaan Belajar, Hasil Belajar Mata Pelajaran Dasar Teknologi Menjahit.

Berdasarkan hasil penelitian awal di SMK Negeri 5 Malang pada Siswa Kelas X Busana Butik, menunjukkan hasil nilai Ujian Tengah Semester beberapa siswa mendapatkan nilai di bawah KKM. Penelitian awal menyimpulkan bahwa peserta didik memiliki masalah dalam belajar, yakni mengenai disiplin belajar dan kebiasaan belajar yang kurang baik. Permasalahan ini diteliti lebih lanjut untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil belajar.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin belajar (X1), kebiasaan belajar (X2) terhadap hasil belajar (Y) pada mata pelajaran Dasar Teknologi Menjahit siswa kelas X Busana Butik di SMK Negeri 5 Malang. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X Busana Butik SMK Negeri 5 Malang tahun ajaran 2015/2016 yang sudah menempuh mata pelajaran Dasar Teknologi Menjahit sejumlah 69. Jumlah sampel sebesar 58 siswa dengan menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan taraf signifikansi 5%.Teknik sampel adalah Probability Sampling. Metode analisis menggunakan kuantitatif yaitu  analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier, uji hipotesis (uji t, uji F) dan koefisien determinasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 16 for windows.

Berdasarkan analisis diperoleh hasil analisis statistik deskriptif disiplin belajar dengan nilai mean 65,672, std.deviation 4,105, kebiasaan belajar dengan nilai mean 106,07, std.deviation 18,753, hasil belajar dengan nilai mean 80,410, std.deviation 4,426, semua menunjukkan semakin lebar rentang datanya semakin bervariasi disiplin belajar, kebiasaan belajar, dan hasil belajar siswa. Hasil asumsi klasik normalitas sebesar 0,901 menunjukkan residual seluruh variabel berdistribusi normal, heteroskedastisitas grafik menunjukkan residual tersebar sehingga memenuhi asumsi homoskedastisitas tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Hasil analisis regresi linier pada disiplin belajar sebesar 55,2%, kebiasaan belajar sebesar 11,9% semua menunjukkan berpengaruh terhadap hasil belajar. Hasil uji hipotesis, uji t disiplin belajar t hitung sebesar 8,455, kebiasaan belajar t hitung sebesar 8,314 dan t tabel 2,004 semua menunjukkan t hitung lebih besar dari t tabel sehingga hasil signifikan, uji F menunjukkan F hitung 339,295 lebih besar dari F tabel 3,165 sehingga hasil signifikan. Hasil koefisien determinasi nilai adjusted R square 92,2% menunjukkan hasil belajar dipengaruhi sangat kuat oleh disiplin belajar dan kebiasaan belajar sisanya 7,8% di pengaruhi faktor lain.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh beberapa simpulan. (1) Disiplin belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran dasar teknologi menjahit. (2) Kebiasaan belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran dasar teknologi menjahit. (3) Disiplin belajar dan kebiasaan belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran dasar teknologi menjahit.

Saran dalam penelitian ini yaitu (1) diharapkan kepada para siswa terus meningkatkan prestasi belajar, dengan cara menerapkan disiplin waktu, ketaatan, tanggung jawab, serta melakukan kebiasaan belajar secara teratur dan bersungguh-sungguh dalam menjaga semangat belajar sehingga hasil belajar yang diperoleh dapat maksimal. (2) Dengan kemampuan siswa yang berbeda-beda diharapkan guru selalu memiliki inovasi dalam menyampaikan materi pembelajaran serta mengakomodasi kondisi siswa yang memiliki disiplin belajar dan kebiasaan belajar yang berbeda-beda agar hasil belajar siswa menjadi lebih maksimal secara merata. (3) Peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperluas indikator, dan metode analisis, sehingga lebih bisa menggambarkan kondisi siswa yang sebenarnya berkaitan dengan disiplin belajar dan kebiasaan belajar siswa.