SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tanggapan siswa Kelas XI Tata Busana Terhadap Penggunaan Metode Kooperatif Model Jigsaw pada Mata Pelajaran Dasar Desain di SMK Negeri 1 Turen

Desi - Maulani

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaran kooperatif model Jigsaw adalah sebuah model pembelajaran yang menitik beratkan pada kerja kelompok siswa dalam bentuk kelompok kecil. metode ini telah digunakan siswa kelas X tata busana di SMK Negeri 1 Turen sejak awal semester genap yaitu bulan Febuari sampai dengan bulan April 2016, namun belum pernah dilakukan penelitian pada metode ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan metode ini. Tanggapan/respon siswa dilihat dari respon evaluatif kognitif, respon evaluatif afektif dan respon evaluatif psikomotor.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kuantitatif untuk menjawab pertanyaan diatas. Dalam hal ini, Subyek penelitian adalah siswa kelas X Tata Busana SMK Negeri 1 Turen semester genap 2015/2016 yang telah menggunakan metode kooperatif model Jigsaw pada kompetensi dasar desain dengan materi prinsip desain. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner/angket dan Analisis hasil penelitian dideskripsikan dengan menggunakan rata-rata (persentase).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanggapan siswa terhadap penggunaan metode kooperatif model Jigsawpada siswa kelas X Busana Butik 2 SMK Negeri 1 Turen dapat membawa perubahan yang lebih baik terhadap pengalaman belajarnya. Sebanyak 12 responden atau 21,43% menjawab sangat setuju, sebanyak 43 responden atau 73,21% menjawab setuju dan sebanyak 3 responden atau 5,36% responden menjawab kurang setuju.

 

Berdasarkan hasil pengumpulan data, metode kooperatif model Jigsaw ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya dapat mengembangkan hubungan antar pribadi positif siswa, menerapkan bimbingan sesama teman, pemahaman materi lebih dalam, dan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat. Namun masih ada sebagian kecil siswa yang menjawab kurang setuju terhadap pembelajaran menggunakan metode kooperatif model Jigsaw, hal ini disebabkan karena siswa tersebut kurang berminat terhadap mata pelajaran dasar desain. Oleh karena itu disarankan hendaknya guru dapat mengembangkan keterampilan mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk mata pelajaran yang sesuai guna menanggulangi berbagai permasalahan pembelajaran aktual yang dihadapi dikelas. Bagi siswa diharapkan lebih giat belajar dengan menggunakan metode kooperatif model jigsaw, guna meningkatkan hasil belajar. bagi pihak sekolah juga hendaknya dapat memfasilitasi pembelajaran menggunakan metode kooperatif model Jigsaw.