SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Tentang Batik Gandring Kecamatan Singosari Kabupaten Malang

HANIFAH NUZUL LAILA ISNAINI

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Batik Gandring Kecamatan Singosari merupakan salah satu dari sekian banyak industri batik yang ada di Kabupaten Malang. Proses pembuatan dan juga kegiatan yang dilakukan oleh industri Batik Gandring Kecamatan Singosari tidak jauh berbeda dengan industri batik tulis yang lain, yang membedakannya dan yang menjadi ciri khasnya yaitu mengangkat dan menciptakan motif batik tentang potensi dari daerahnya sendiri yakni peninggalan sejarah kerajaan Singosari seperti candi, patung dan benda bersejarah lainnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motif khas, warna khas, dan filosofi motif dan warna Batik Gandring Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi.

Berdasarkan temuan peneliti di lapangan diperoleh data: (1) Terdapat tiga motif khas  pada Batik Gandring Singosari, yaitu motif (a)Singhasari, (b) Kasuranggan, dan (c) Prajnaparamita. (2) Batik Gandring Singosari juga memiliki warna khas pada motif-motifnya yaitu.: sogan, putih, kuning keemasan, biru hijau dan ungu. (3) Motif Singhasari mempunyai filosofi tentang hubungan antara sesama manusia atau makhluk hidup lain dan hubungan manusia dengan tuhannya. Motif ini memiliki warna yaitu kuning keemasan melambangkan keagungan, sogan memiliki arti kehangatan dan putih melambangkan kesucian. Motif Kasuranggan yang mempunyai filosofi tentang keindahan dan kekayaan alam yang ada di Kecamatan Singosari, lebih tepatnya di kaki Gunung Arjuno. Warna biru pada batik ini melambangkan kekayaan alamnya yaitu air yang melimpah, hijau melambangakan kesuburan alam, dan putih melambangkan kesucian. Motif Prajnaparamita yang menggambarkan seorang permaisuri raja yang cantik, anggun, dan cerdas. Warna putih dalam motif batik ini melambangkan kesucian, ungu tua melambangkan keteguhan, dan biru muda melambangkan kesetiaan

Saran penelitian ini perlu ditindak lanjuti bagi pemilik Batik Gandring Singosari agar lebih mengembangkan desain motif yang telah ada, dan juga lebih mengeksplor warna-warna batiknya. Bagi peneliti selanjutnya disarankan dapat mengeksplor industri batik lain di berbagai daerah dan menggali informasi lainnya yang belum ada pada penelitian ini.  Dinas terkait juga diharapkan memberikan sosialisasi pembuatan hak paten kepada para pengrajin batik di Kabupaten Malang.