SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tanggapan Narapidana Terhadap Pembinaan Kemandirian Bidang Busana Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang

ASTI SUSANTI

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Lembaga Pemasyarakatan (LP) memiliki  tujuan yaitu meningkatkan kualitas narapidana agar menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya sehingga narapidana dapat memperbaiki diri serta tidak mengulangi perbuatannya yang dapat merugikan masyarakat. Pembinaan kemandirian bidang busana merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang untuk meningkatkan kualitas narapidana, dengan memberikan pengetahuan serta bekal ketrampilan kepada narapidana untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik setelah keluar dari LP. Produk-produk yang dihasilkan oleh narapidana mayoritas berupa pakaian, pelengkap busana dan lenan rumahtangga. Beberapa pihak dari luar (produsen) telah bekerjasama dengan LP Wanita Klas II A Malang, serta memberikan order kepada narapidana untuk dikerjakan. Hal ini mengakibatkan kegiatan produksi dapat berjalan secara kontinyu (terus menerus) dan produk dapat segera terpasarkan dengan baik, sehingga bakat dan minat narapidana dapat tersalurkan dengan baik dan ketrampilan yang dimilikinya semakin terasah. Berdasarkan fakta tersebut peneliti tertarik untuk mendeskripsikan terkait tanggapan narapidana terhadap pembinaan kemandirian bidang busana di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tanggapan narapidana terhadap pembinaan kemandirian bidang busana di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu 96 narapidana yang terlibat langsung dalam pembinaan kemandirian pada bidang busana. Sampel penelitian berjumlah 76 responden yang menggunakan teknik simple random sampling.

Hasil penelitian tentang tanggapan narapidana terhadap pembinaan kemandirian bidang busana di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang menunjukkan bahwa responden menilai pembinaan kemandirian bidang busana adalah baik. Hal tersebut karena responden menilai pembinaan kemandirian bidang busana dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan sebagai bekal kembali ke masyarakat serta membantu narapidana agar menjadi manusia seutuhnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwapelaksanaan pembinaan kemandirian bidang busana sudah berjalan baik, diharapkan dengan kemampuan yang sudah dilatihkan dapat membantu narapidana mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat. Produk-produk yang dihasilkan bervariasi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, diharapkan setelah kembali ke masyarakat nanti narapidana dapat memaksimalkan dan meningkatkan ekonomi keluarga sehingga dapat melanjutkan kehidupan yang lebih baik.Sebagian besar produk hasil karya dari narapidana adalah orderan dari produsen yang bekerjasama dengan LP, produk-produk yang dihasilkan selalu up to  date sesuai dengan permintaan pasar diharapkan narapidana dapat terus-menerus berproduksi dan berinovasi dengan teknik-teknik baru sehingga semakin terasah ketrampilannya. Sebagian kecil produk hasil karya dari narapidana dipasarkan melalui gerai yang ada di depan LP Wanita Klas II A Malang,diharapkan agar bisa diperkenalkan pada masyarakat yang lebih luas. Narapidana menilai bahwa komunikasi dengan instruktur, performance serta demontrasi dari instruktur saat pembinaan kemandirian bidang busana sudah baik, sehingga membantu dalam pemahaman materi.

Saran yang diberikan pada penelitian ini yaitu hendaknya ketrampilan-ketrampilan baru selalu aktif diperkenalkan yang dapat menambah wawasan bagi narapidana.Setelah narapidana keluar dari LP diharapkan mereka dapat memaksimalkan ketrampilan yang telah didapat dengan membuka usaha sendiri.Gerai yang dimiliki oleh LP Wanita Klas II A Malang bertempat di depan LP namun kurang terlihat dari jalan raya, hendaknya gerai tersebut dibenahi agar lebih terlihat dari jalan raya sehingga masyarakat umum tertarik untuk membeli produk di gerai tersebut.Komunikasi dengan instruktur, performance serta demontrasi dari instruktur saat pembinaan kemandirian bidang busana sudah baik, diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar lebih baik lagi.