SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KEARIFAN LOKAL BANYUWANGI UNTUK KELAS V SDN 3 KEPUNDUNGAN KABUPATEN BANYUWANGI

Najib Dinar Khoirun

Abstrak


ABSTRAK

Najib, Dinar Khoirun. 2019. Pengembangan Media PembelajaranInteraktifKearifanLokalBanyuwangiuntukKelas V SDN 3 KepundunganKabupatenBanyuwangi, Skripsi, JurusanTeknologiPendidikan, FakultasIlmuPendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) SaidaUlfa, M.Edu., Ph.D. (II) Dr. Sulthoni, M.Pd.

Kata Kunci :Pengembangan, Media Pembelajaran, MuatanLokal, Minat Belajar

Pesatnya ilmu teknologi sangatlah berpengaruh dalam menunjang pembelajaran di dunia pendidikan saat ini. Salah satunya media pembelajaran interaktif, media  pembelajaran yang mampu membantu memudahkan guru menciptakan interaksi dalam menyampaikan materi dan membantu siswa memahami isi materi lebih mudah.Hal inimerupukanbidanggarapanseorangteknologpendidikan, seperti yang tertulis di VisiJurusanTeknologiPendidikanFakultasIlmuPendidikan, UniversitasNegeriMalang  adalah: Menjadipusatkeunggulandanrujukandalampenyiapanteknologpendidikan/pembelajaran, ilmuwanpembelajaran, tenagapendidikdankependidikan yang menguasaiteknologiinformasidankomunikasiuntukmemfasilitasibelajardanmemecahkanmasalah-masalahpembelajarandanpendidikan.

Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan produk Media Pembelajaran Interaktif Kearifan Lokal Banyuwangi untuk Kelas V di SDN 3 Kepundungan Kabupaten Banyuwangi yang valid atau layak.

Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan teori dari model pengembangan media menurut Lee and Owens (2004). Alasan digunakan model pengembangan ini karena memiliki alur yang lengkap, dimulai dari tahap analisis serta penilaian, tahap desain, tahap pengembangan, implementasi dan tahap evaluasi.

Validasi produk dilakukan terhadap ahli media dan materi. Sasaran uji coba adalah seluruh siswa kelas V di SDN 3 Kepundungan Kabupaten Banyuwangi. Berdasarkan uji validasi Ahli Materi dan Media menilai Media Pembelajaran Interaktif Kearifan Lokal Banyuwangi layak digunakan untuk pembelajaran, dengan rata-rata presentase dari ahli materi dan media adalah 98,75%, dan 96,25%. Sedangkan uji validasi kelompok besar terhadap 38 siswa mendapatkan rata-rata presentasi 87,36%.  Sehingga diperoleh hasil bahwa media pembelajaran interaktif valid atau layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

Abstract

Najib, Dinar Khoirun. 2019. Development Of Interactive Learning Media Of Banyuwangi Local Interest For Class V SDN 3 KepundunganKabupatenBanyuwangi, Skripsi, JurusanTeknologiPendidikan, FakultasIlmuPendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) SaidaUlfa, M.Edu., Ph.D. (II) Dr. Sulthoni, M.Pd.

Keywords :Pengembangan, Media Pembelajaran, MuatanLokal, Minat Belajar

The rapid technological knowledge is very influential in supporting learning in the world of education today. One of them is interactive learning media, learning media that are able to help make it easier for teachers to create interactions in delivering material and help students understand the content of material more easily. This is a field of work for an educational technologist, as written in the Vision of the Education Technology Department of the Faculty of Education, State University of Malang is: To be a center of excellence and referral in preparing education / learning technologists, learning scientists, educators and educators who master information technology and communication to facilitate learning and solving learning and education problems.

The purpose of this development is to produce Banyuwangi Local Wisdom Interactive Learning Media products for Class V in SDN 3 KepundunganBanyuwangi Regency which are valid or feasible.

The development model in this study uses the theory of media development models according to Lee and Owens (2004). The reason for using this development model is because it has a complete flow, starting from the analysis and assessment stages, design stages, development stages, implementation and evaluation stages.

Product validation is carried out on media and material experts. The target of the trial was all fifth grade students at SDN 3 Kepundungan, Banyuwangi Regency. Based on the validation test, the Material and Media Experts considered the Banyuwangi Local Wisdom Interactive Learning Media worthy of use for learning, with an average percentage of material experts and the media being 98.75% and 96.25%. While the large group validation test for 38 students received a presentation average of 87.36%. So that the results obtained that interactive learning media are valid or feasible to be used as learning media.