SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TUTORIAL SUBTEMA MANFAAT TUMBUHAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA UNTUK ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER)

Novita Sholehatul Umroh

Abstrak


Kata Kunci: Tutorial, ADHD, SSR, Minat Baca

Multimedia tutorial merupakan salah satu media pembelajaran yang menggabungkan teks, gambar, audio, dan video/animasi yang tersusun secara terstruktur dan prosedural dalam menyampaikan materi dan disertai evaluasi yang dipresentasikan melalui teknologi komputer. Multimedia tutorial merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah untuk pembelajaran anak ADHD. Anak ADHD adalah anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan bimbingan khusus. Bimbingan untuk masing-masing anak ADHD berbeda, tergantung dari karakteristiknya. Anak ADHD cenderung mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan memiliki aktivitas berlebih dari anak normal pada umumnya.

Ranah kognitif yang ingin dikembangkan dengan multimedia tutorial ini yaitu tingkat pengetahun (C1) dan pemahaman (C2). Jadi penyajian materi dan evaluasi pada multimedia tutorial ini akan dirancang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ranah kognitif tingkat pengetahuan (C1) untuk klasifikasi menghafal/mengingat materi dongeng tumbuhan melalui membaca. Ranah kognitif tingkat pemahanan (C2) untuk klasifikasi pemahaman konsep menghitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.

Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan multimedia yang sesuai dengan karakteristik anak ADHD. Hal ini untuk membantu menyelesaikan masalah pembelajaran yang dialami. Salah satunya adalah permasalahan yang dialami oleh salah satu siswa ADHD di SLB Autis Laboratorium UM. Siswa tersebut memiliki minat baca yang rendah terhadap materi dan soal evaluasi. Multimedia yang dikembangkan diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Model pengembangan yang digunakan adalah model Lee dan Owens yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi.

Hasil pengembangan multimedia tutorial ini dikatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Perolehan tingkat kevalidan dari ahli materi sebesar 95,5%, dari ahli media sebesar 82,1875%, dan dari ahli praktisis sebesar 92,5%. Selain itu multimedia tutorial ini juga terbukti efektif digunakan untuk anak ADHD. Dilihat dari nilai pre-test dan post-test yang mengalami kenaikan dari nilai 70 pada saat pre-test menjadi 90 pada saat post-test 1 dan post-test 2. Dapat disimpulkan bahwa multimedia tutorial dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami dalam pembelajaran anak ADHD.