SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Tari Reog Kendang di SD Negeri 2 Pucangan Kabupaten Tulungagung

Febriansyah Andhika Ramadhani

Abstrak


RINGKASAN

Febriansyah, Andhika Ramadhani. 2019. Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Tari Reog Kendang Di SD Negeri 2 Pucangan Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr Agus Wedi, S.Pd, M.Pd., (II) Eka Pramono Adi, S.I.P ., M.SI

Kata Kunci: Pengembangan, Kurikulum Muatan Lokal, Tari Reog Kendang

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki  jumlah penduduk yaitu 39,29 juta penduduk. Secara kultur dan budaya masyarakat Jawa Timur mendapat julukan sebagai wilayah kebudayaan mataram yang memiliki berbagai kebudayaan yang mendapat pengaruh besar dari kerajaan mataram. Dengan ciri khas dan keaekaragaman yang dimilikinya, perlu sebuah langkah untuk mengembangkan dan melertarikan kepada generasi muda. Salah satunya dapat dilestarikan melalui proses pembelajaran yang tersusun didalam kuikulum di sekolah yaitu kurikulum muatan lokal. Pada pengembangan kurikulum muatan lokal ini mengambil potensi yang berada di daerah Kabupaten Tulungagung.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengahasilkan produk kurikulum muatan lokal reog kendang yang tervalidasi sehingga layak digunakan dalam pembelajaran muatan lokal di SDN 2 Pucangan.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan kurikulum Beuchamp’s System Model. Subjek dalam penelitian ini adalah SDN 2 Pucangan. Jenis data data yang digunakan adalah data kuantitatif ( instrumen ahli kurikulum, ahli materi, dan guru muatan lokal) dan Kualitatif (observasi dan wawancara).

Hasil yang diperoleh dari pengembangan kurikulum muatan lokal tari reog kendang yang terdiri dari silabus dan RPP telah dinyatakan valid. Dengan hasil silabus yang di validasi kepada ahli kurikulum yaitu Dosen Teknologi Pendidikan sebesar 83,6% dan ahli materi yaitu guru seni tari reog kendang sebesar 91,66%. Sedangkan untuk RPP telah divalidasi oleh guru muatan lokal yang mendapatkan presentase RPP 1 sebesar 93,33%, RPP 2 sebesar 90%, RPP 3 sebesar 90%, RPP 4 sebesar 90%, RPP 5 sebesar 88,33% dan RPP 6 sebesar 90%. Dari data tersebut menyatakan bahwa kurikulum muatan lokal yang terdiri dari silabus dan RPP telah layak untuk digunakan dalam pembelajaran muatan lokal di SDN 2 Pucangan.

Pengembangan kurikulum muatan tari reog kendang ini merupakan sebuah terobosan untuk melestarikan kebudayaan asli di daerah Tulungagung yang di masukkan ke dalam kurikulum yang digunakan ke dalam pembelajaran muatan lokal di jenjang sekolah dasar.

SUMMARY

Febriansyah, Andhika Ramadhani. 2019. Curiculum Development for Local Content Reog Kendang Dance In elementary School 2 Pucangan Tulungagung. Skripsi, Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr Agus Wedi, S.Pd, M.Pd., (II) Eka Pramono Adi, S.I.P ., M.SI

Kata Kunci: Development, Curiculum Development for Local Content, Reog Kendang Dance

East Java is one of the provinces with a population of 39.29 million. Culturally and culturally, the people of East Java are nicknamed as areas of Mataram culture that have various cultures which have a great influence from the Mataram kingdom. With its distinctive characteristics and diversity, it needs a step to develop and attract young people. One of them can be preserved through a learning process that is arranged in a curriculum in schools, namely the local content curriculum. In developing the local content curriculum the potential is in the area of Tulungagung Regency.

The purpose of this research and development is to produce a validated reog local drum curriculum product that is suitable for use in local content learning at Pucangan 2 Elementary School.

This study uses the Beuchamp's System Model curriculum development model. The subjects in this study were SDN 2 Pucangan. The type of data data used is quantitative data (curriculum expert instruments, material experts, and local content teachers) and Qualitative (observation and interviews).

The results obtained from the curriculum development of local content reog kendang dance consisting of syllabus and lesson plans have been declared valid. With the results of the syllabus being validated to curriculum experts namely Education Technology Lecturers at 83.6% and material experts namely reog kendang dance art teachers by 91.66%. Whereas for RPP it has been validated by local content teachers who get RPP 1 percentage of 93.33%, RPP 2 by 90%, RPP 3 by 90%, RPP 4 by 90%, RPP 5 by 88.33% and RPP 6 by 90 %. From the data stated that the curriculum of local content consisting of syllabus and lesson plans was appropriate to be used in learning local content at SDN 2 Pucangan.

The curriculum development of the reog kendang dance is a breakthrough to preserve the original culture in the Tulungagung area which is included in the curriculum used in learning local content at the elementary school level.