SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Tentang Budaya Reog Ponorogo Sebagai Suplemen Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Siswa Kelas 4 di SDN 2 Bedikulon Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo

Pratama Andi

Abstrak


RINGKASAN

Pratama, Andi. 2019. Pengembangan Video AnimasiPembelajaran Tentang Budaya Reog Ponorogo Sebagai Suplemen Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Siswa Kelas 4 di SDN 2 BedikulonKecamatanBungkalKabupatenPonorogo. Skripsi, Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Saida Ulfa, S.T, M.Edu., Ph.D. (II) Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd.

Keywords : Pengembangan, AnimasiVideo Pembelajaran, Reog Ponorogo.

Pendidikan dengan memanfaatkan teknologi akan mempermudah proses pembelajaran. Media pembelajaran merupakan suatu hal yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan menjadi bagian yang sangat penting dalam keberhasilan proses Pendidikan disekolah. Media video dalam pembelajaran akan membatu guru atau pengajar dalam menyampaikan materi dan menciptakan suasana belajar yang tidak monoton, serta akan membantu memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan guru atau pengajar.

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan video pembelajaran ektrakulikuler kesenian Reog Ponorogo yang valid dan sesuai dengan kebutuhan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Sadiman (2010).Berdasarkan uji coba validasi yang dilakukan terhadap ahli media, ahli materi, dan siswa dapat disimpulkan bahwa media video yang telah dikembangkan termasuk kategori valid. Selain itu berdasarkan tes belajar terhadap siswa dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan termasuk kategori efektif. Sehingga media video pembelajaranyang telah dikembangkan ini dikategorikan valid dan efektif untuk dapat digunakan pada kegiatan pembelajaranektrakulikuler kesenian Reog Ponorogo.

Penelitian yang di lakukan di SDN 2 Bedikulon menggunakan model pengembangan Sadiman. Tahap-tahap dalam pengembangan media sesuai dengan model Sadiman meliputi tahapan sebagai berikut:

(1) identifikasi kebutuhan,

 (2) perumusan tujuan pembelajaran,

(3) pengembangan materi,

(4) pengembangan alat evaluasi,

(5) penulisan naskah,

(6) produksi media,

(7) menyusun petunjuk pemanfaatan,

(8) validasi/tes,

(9) revisi. Subjek penelitian dalam pengembanganadalah siswa kelas IV SDN 2 Bedikulon yang berjumlah 37 siswa.

Media video pembelajaranini divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan uji coba pada siswa. Berdasarkan hasil angket Ahli Media diperoleh presentase 97,5% termasuk dalam kategori Cukup Valid. Ahli Materi 88,75% termasuk dalam kategori Cukup Valid.Uji coba Kelompok Besar 92,3% dan termasuk dalam kategori Valid. Berdasarkan data tes hasil belajar diperoleh hasil pre-test 78% dan hasil post-test 94%. Berdasarkan hasil validasi dan tes hasil belajar, pengembangan media video pembelajaran ini memenuhi kriteria Valid dan Layak digunakan dalam proses pembelajaran. Media video pembelajaran ini dikategorikan Efektif dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler Reog Ponorogo di SDN 2 Bedikulon.

SUMMARY

Pratama, Andi. 2019. Development of Video Animation on the Reog Ponorogo Culture as Supplement in Class 4 Ekstrakuricular Activities at Bedikulon Elementary School 2. Thesis, Education Technology Department, Faculty of Education, State University of Malang. Advisor (I) Saida Ulfa, S.T, M.Edu., Ph.D. (II) Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd.

Keywords: Development, Animated Learning Videos, Reog Ponorogo.

Education by utilizing technology will facilitate the learning process. Learning media is an indispensable thing that is complementary and becomes a very important part of the success of the education process at school. Video media in learning will help teachers or instructors in delivering material and create a learning atmosphere that is not monotonous, and will help facilitate students in understanding the material delivered by the teacher or instructor.

The purpose of this development research is to produce a valid and appropriate ReogPonorogo art extracurricular learning video in accordance with the needs of extracurricular activities at school. This development research uses the Sadiman (2010) development model. Based on the validation tests conducted on media experts, material experts, and students, it can be concluded that the video media that has been developed includes a valid category. In addition, based on learning tests on students, it can be concluded that the media developed includes effective categories. So that the learning video media that has been developed is categorized as valid and effective to be used in the ReogPonorogo art extracurricular learning activities.

Research conducted at Bedikulon 2 Elementary School uses the Sadiman development model. The stages in developing the media in accordance with the Sadiman model include the following stages:

(1) identification of needs,

(2) formulation of learning objectives,

(3) development of material,

(4) development of evaluation tools,

(5) script writing,

(6) media production,

(7) compiling utilization instructions,

(8) validation / tests,

 (9) revisions. The research subjects in the development were fourth grade students of SDN 2 Bedikulon, amounting to 37 students.

This learning video media is validated by media experts, material experts, and trials on students. Based on the results of the Media Expert questionnaire, the percentage of 97.5% was included in the Fairly Valid category. 88.75% Material Expert is included in the Fairly Valid category. Large Group trials 92.3% and included in the Valid category. Based on the learning outcomes test data, the results of the pre-test were 78% and the post-test results were 94%. Based on the results of the validation and test of learning outcomes, the development of this learning video media meets the Valid and Eligible criteria used in the learning process. This learning video media is categorized as Effective and able to improve student learning outcomes in ReogPonorogo extracurricular activities at Bedikulon 2 Elementary School.