SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN GAME PEMBELAJARAN IPA MATERI LAPISAN BUMI KELAS VII MTS RAUDLATUL ULUM KARANGPLOSO MALANG

WAHYU CANDRA SETYAWAN

Abstrak


Kata Kunci: Multimedia, Game Pembelajaran, ilmu pengetahuan alam

Perkembangan teknologi yang sangat pesat di era globalisasi memberikan banyak pengaruh, salah satunya dalam bidang pendidikan. Kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan mendorong proses pembelajaran untuk lebih inovatif, menarik, dan menyenangkan. Dalam kegiatan pembelajaran dalam kelas memang sudah digunakan media pembelajaran yang mendukung pembelajaran seperti video pembelajaran. Namun dalam penerapanya video pembelajaran tidak bisa sepenuhnya membuat peserta didik fokus belajar karena video pembelajaran tidak mendukung fitur interkatif. Sehingga perhatian peserta didik akan mudah teralihkan dan menyebabkan penyampaian materi kurang optimal.

Pembelajaran IPA termasuk dalam mata pelajaran wajib bagi peserta didik. Namun peserta didik terkadang menemui kesulitan dalam mempelajari IPA. Salah satu penyebabnya adalah yaitu beberapa kajian dalam ipa dipelajari hanya menggunakan media buku teks sehingga dalam mempelajari objek ipa hanya dalam bentuk dua dimensi. Maka diperlukan media pembelajaran yang memberikan gambaran objek ipa dalam bentuk lebih baik salah satunya melalui game pembelajaran. Selain itu komponen komponen dalam game pembelajaran mampu membuat anak lebih bebas dalam belajar dan meningkatkan jiwa kompetisi dalam mempelajari materi.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk game pembelajaran edukasi untuk kelas VII SMP yang valid/layak digunakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan. Setelah mengembangkan produk, akan dilaksanakan validasi oleh para ahli dan uji coba game pembelajaran. Validasi dilaksanakan oleh satu orang Ahli Materi dan satu orang Ahli Media, kemudian game pembelajaran akan di uji coba pada 29 siswa kelas VII di MTs Raudlatul Ulum Karangploso.

Dilakukan validasi Ahli Materi dan Media mendapat persentase nilai angket  91,1% dan 96,7%. Setelah dilakukan perbaikan pada materi media game, maka dilakukan uji coba kekelompok kecil dan mendapat persentase sebesar 89%. Dalam uji lapangan game pembelajaran mendapatkan hasil respon yang cukup baik, saat pelaksanaan uji coba diperoleh persentase sebesar 88,04% dan komentar yang sangat positif, siswa merasa senang, termotivasi untuk belajar, dan tidak merasa bosan ketika belajar dengan menggunakan game pembelajaran ini. Namun terdapat saran untuk menambah tingkat kesulitan pada game pembelajaran. Setelah dilakukan perbaikan hasil dari uji coba lapangan maka game pembelajaran  dinyatakan valid/layak untuk digunakan.