SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TUTORIAL TOPOLOGI JARINGAN UNTUK SMK KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

Muchammad Azwar Anas

Abstrak


Kata Kunci: multimedia, tutorial, topologi jaringan

Perkembangan teknologi pada abad 21 ini yang semakin pesat. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi penggunaan berbagai jenis media, sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang didesain untuk menjawab tantangan zaman. Pada pelaksanaannya masih ada sekolah yang belum mampu menerapkan kurikulum tersebut secara optimal. Kurangnya media pembelajaran berbasis komputer adalah salah satu penyebabnya. Ketersediaan fasilitas komputer pada laboratorium seharusnya dapat dimanfaatkan agar pembelajaran lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Multimedia Tutorial Topologi Jaringan untuk kelas X Teknik Komputer dan Jaringan yang valid/layak digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Multimedia Based Instructional Design. Setelah mengembangkan produk, akan dilaksanakan uji validasi dan uji coba multimedia tutorial. Uji validasi dilaksanakan oleh satu orang Ahli Materi dan satu orang Ahli Media, kemudian setelah mendapatkan perbaikan multimedia akan diuji coba pada 36 siswa kelas X-Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Nasional Malang.

Uji coba kepada audiens/siswa dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu:

(1) uji coba individu,

(2) uji coba kelompok kecil,

(3) uji coba lapangan

Dalam pelaksanaan validasi Ahli Materi dan Media menilai Multimedia Tutorial Topologi Jaringan layak digunakan dalam pembelajaran. Persentase nilai angket validasi Ahli Materi dan Media adalah 89% dan 98%. Dalam uji coba Multimedia Tutorial Topologi Jaringan memberikan hasil yang cukup baik, saat pelaksanaan uji coba individu diperoleh persentase sebesar 80,8%, sedangkan pada uji coba kelompok kecil diperoleh persentase sebesar 80,6% dan pada uji coba lapangan sebesar 79,51%. Sehingga diperoleh hasil bahwa multimedia tutorial valid/layak untuk digunakan.