SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Mobile Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X

Abdul Halim Wicaksono

Abstrak


ABSTRAK

 

Wicaksono, Abdul Halim. 2017. Pengaruh Mobile Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA kelas X. Skripsi. Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Punadji Setyosari, M.Pd (2) Saida Ulfa M. Edu., Ph.D

 

Kata Kunci : Hasil belajar, Mobile learning,

 

Perangkulan Teknologi dalam dunia pendidikan dan pembelajaran diperlukan untuk menjawab tantangan zaman. Salah satu bentuk perangkulan tersebut adalah pendekatan pembelajaran mobile learning. Pembelajaran dengan teknologi yang memungkinkan peserta didik belajar kapanpun dan dimanapun. Penggunaan pendekatan belajar mobile learning diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa sehingga tercapainya prestasi belajar yang memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakahadaperbedaan dari penerapan mobile learningdenganpembelajarankonvensionalpadaumumnyaterhadap peserta didik dalam hal hasil belajar.

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif Pre-Experimental Designs. Rancangan penelitian yang dipakai adalah metode One-Shot Study Case. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Panjura Malang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 siswa kelas X IPA A dan 17 lagi X IPA B. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pretest-posttest yang diujikan kepada siswa. Lalu diujikan terhadap hipotesa dengan memakai uji t sampel independent 2 tailed.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari pemanfaatan mobile learning terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai sig 2 tailed sebesar 0,125 yang lebih dari 0,05. Pada pretest awal, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki nilai rata-rata yang tidak terpaut jauh. 71.33 berbanding 76.00. Lalu, setelah diberi perlakuan dan dilakukan posttest, nilai rata-rata kedua kelompok mengalami kenaikan menjadi 72.33 untuk kelompok eksperimen dan 78.67 untuk kelompok kontrol. Tidak jauh berbeda. Dari hasil tersebutdan uji hipotesa yang dilakukan menunjukkan bahwa hipotesa awal di tolak dan diartikan tidak ada perbedaan yang signifikan dari pemanfaatan mobile learning terhadap hasil belajar siswa.

Mobile learning tetap dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai alternatif pendekatan belajar yang digunakan, namun tidak berbeda dengan pembelajaran konvensional dalam hal hasil belajar.