SKRIPSI Jurusan Teknologi Pendidikan - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN SENI BUDAYA BIDANG SENI TARI MATERI POKOK TARI NUSANTARA KELAS X SMA NEGERI 2 TRENGGALEK KABUPATEN TRENGGALEK

GANTIQ MARISTA DIANAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Dianawati, Gantiq Marista. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Mata Pelajaran Seni Budaya Bidang Seni Tari Materi Pokok Tari Nusantara Kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Skripsi, Jurusan Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd., (II) Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Seni Tari.

 

SMA Negeri 2 Trenggalek merupakan satu-satunya sekolah yang menerapkan program fullday school ada di Trenggalek. Program fullday school ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran, dengan program yang apik ini kegiatan belajar pun harus dikemas dengan menarik agar dapat memotivasi siswa dalam belajar khususnya pada mata pelajaran seni tari. Berdasarkan hasil penelitian di SMA Negeri 2 Trenggalek diketahui bahwa dalam kegiatan pembelajaran sebelumnya belum ada media yang cocok digunakan pada mata pelajaran seni tari sehingga perlu diadakanya media yang sesuai untuk mata pelajaran tersebut guna membantu guru dalam menyampaikan materi dan membantu siswa dalam memahami materi yang disampaikan khususnya pada materi tari nusantara.

Tujuan dari pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan suatu produk media yang cocok dan valid digunakan dalam pembelajaran yang dapat membantu guru menyampaikan materi dan mampu memberikan inovasi baru pada mata pelajaran seni budaya bidang seni tari materi pokok tari nusantara kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Model William W. Lee dan Diana L. Owens. Subyek penelitian dalam validasi pengembangan ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari angket serta hasil pre-test dan post-test. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari tanggapan ahli media, ahli materi, dan siswa tentang produk yang dihasilkan.

Media ini divalidasi oleh ahli media sebanyak 2 orang dan ahli materi sebanyak 1 orang serta mengetahui pemanfaatan hasil belajar oleh audiens sebanyak 34 siswa. Setelah dianalisis hasil validasi dari media pembelajaran ini dinyatakan valid dengan hasil perhitungan ahli media 90,8%, ahli materi 95%, perseorangan 87,5%, uji coba kelompok kecil 84%, uji coba kelompok besar/klasikal 85,1%, hasil belajar 90%, hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran ini memenuhi kriteria valid dan layak digunakan dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa media pembelajaran ini layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Seni Tari dan disarankan agar pihak sekolah lebih meningkatkan pengadaan sarana berupa media pembelajaran sebagai media utama maupun media tambahan dalam kegiatan pembel jaran, karena media pembelajaran ini terbukti sangat efektif meningkatkan hasil belajar siswa