SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Administrasi Sistem Jaringan Bermuatan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan di SMK PGRI 1 Jombang

Magfiroh Lailatul

Abstrak


ABSTRAK

Magfiroh, Lailatul. 2019. Pengembangan Modul Administrasi Sistem Jaringan Bermuatan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan di SMK PGRI 1 Jombang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd.,(2) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

Kata Kunci: modul, administrasi sistem jaringan, Problem based learning, sugiyono.

Salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting di kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) adalah Administrasi Sistem Server. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMK PGRI 1 Jombang, terdapat masalah berupa hasil belajar siswa dalam pembelajaran Administrasi Sistem Jaringan masih terbilang rendah. Nilai yang menunjukkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan juga belum  seperti yang diharapkan. Nilai rata-rata ulangan tengah semester pada kelas XI TKJ 1 SMK PGRI 1 Jombang masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM).  KKM pada mata pelajaran Administrasi Sistem Jaringan adalah 70. Terdapat 3 siswa dari 36 siswa di kelas XI TKJ 1 yang mempunyai nilai diatas KKM atau sebesar 8%. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan masih banyak siswa yang kesulitan  memahami dan mengaplikasikan materi pelajaran. Selain itu rendahnya hasil belajar siswa juga disebabkan oleh kurangnya fasilitas belajar di sekolah berupa keterbatasan tersediannya media pembelajaran.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan modul administrasi sistem jaringan bermuatan problem based learning (PBL) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI TKJ di SMK PGRI 1 Jombang yang layak/valid menurut kriteria media pembelajaran. Tahapan penelitian pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahapan sugiyono yang terdiri dari sepuluh tahapan:

(1) potensi dan masalah,

(2) pengumpulan informasi,

(3) desain produk,

(4) validasi desain

(5) Revisi desain,

(6) Uji coba Produk

(7) Revisi produk

(8) Uji coba pemakaian produk

(9) Revisi Produk, dan

(10) produksi masal.

Bahan ajar yang dikembangkan berupa modul cetak bermuatan problem based learning (PBL). Hasil analisis kelayakan bahan ajar menunjukan perolehan rata-rata presentase validasi ahli media sebesar 96,79% modul guru dan 96,15% modul siswa, ahli materi sebesar 95.00% modul guru dan 90.91% modul siswa, uji coba kelompok kecil sebesar 89,85%, dan uji coba lapangan sebesar 92,01%. Hasil analisis keaktifan dan hasil belajar siswa setelah menggunakan modul pembelajaran administrasi sistem jaringan mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu dari 78,42% menjadi 88.03% untuk keaktifan dan 59,42% menjadi 89.86% untuk hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran administrasi sistem jaringan dan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.