SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembelajaran Interaktif Pemrograman Dasar Bermuatan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Memahamkan Konsep Pemrograman pada Siswa Kelas X Program Keahlian TKJ di SMK Cendika Bangsa Kepanjen

Saifuddin Farikh

Abstrak


ABSTRAK

Saifuddin, Farikh. 2019. Pengembangan Modul Pembelajaran Interaktif Pemrograman Dasar Bermuatan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Memahamkan Konsep Pemrograman pada Siswa Kelas X Program Keahlian TKJ di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro. M.Pd., M.T., (II) Drs. Wahyu Sakti Gunawan Irianto, M.Kom.

Kata Kunci : Modul Ajar, Website, Problem Based Learning, Pemahaman Konsep

Pemrograman Dasar merupakan salah satu mata pelajaran yang termasuk dalam mata pelajaran wajib program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Hasil observasi awal dengan guru mata pelajaran Pemrograman Dasar mengungkap bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep pemrograman yang dijelaskan oleh guru. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk merancang, mengembangkan dan menguji kelayakan modul ajar untuk memahamkan konsep terhadap materi Pemrograman Dasar di semester ganjil.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan RnD, yang mempunyai sepuluh langkah. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dan tes pemahaman konsep. Uji validitas dan reliabilitas instrumen tes dibantu dengan program SPSS dan analisis pemahaman konsep menggunakan metode Certainty of Response Index (CRI). Validasi modul ajar dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Uji coba kelompok kecil dilaksanakan kepada 5 orang siswa dan uji coba lapangan kepada 13 orang siswa.

Modul ajar yang dikembangkan berupa modul digital interaktif bermuatan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan website. Hasil analisis kelayakan modul ajar menunjukkan perolehan rata-rata persentase validasi aspek materi dan isi sebesar 92,14% validasi aspek media sebesar 93,00%, uji coba kelompok kecil sebesar 91,96%, dan uji coba lapangan sebesar 93,61%. Hasil analisis pemahaman konsep setelah menggunakan modul ajar ini yaitu rata-rata sebesar 88%.

Modul ajar yang dikembangkan dapat memahamkan konsep siswa pada mata pelajaran Pemrograman Dasar di semester ganjil. Hal ini dibuktikan melalui hasil tes pemahaman konsep kepada siswa setelah menggunakan modul ajar Pemograman Dasar. Hasil identifikasi pemahaman konsep setelah menggunakan modul ajar ini siswa yang memperoleh nilai pada interval 75-85 sebanyak 3 siswa dengan persentase 23%. Sedangkan jumlah siswa yang memperoleh nilai pada interval 85-100 sebanyak 10 siswa dengan persentase 77%.