SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Hasil Belajar Pemrograman Dasar Karena Penerapan Model Pembelajarn Discovery Learning Dibandingkan Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Berbantuan Jobsheet Pada Siswa Kelas X Di SMKN 12 Malang

Sakinah Aulia Roviqoh

Abstrak


ABSTRAK

Sakinah, Aulia Roviqoh. 2019. Perbandingan Hasil Belajar Pemrograman Dasar Karena Penerapan Model Pembelajarn Discovery Learning Dibandingkan Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Berbantuan Jobsheet Pada Siswa Kelas X Di SMKN 12 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd., (II) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Discovery Learning, Problem Based Learning, Hasil Belajar, Pemrograman Dasar

Pendidikan merupakan salah satu penentu keberhasilan pembangunan nasional. Dalam dunia keberadaan peran dan fungsi guru merupakan

salah satu faktor yang sangat signifikan. Pemilihan model pembelajaran merupakan salah satu faktor terpenting dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi di SMKN 12 Malang, model pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah discovery learning. Namun model tersebut belum sepenuhnya diterapkan oleh guru karena terkedala di pertengahan proses pembelajaran siswa mulai tidak kondusif. Hal ini menyebabkan pembelajaran menjadi pasif sehingga hasil belajar siswa rendah.

Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas XI SMKN 12 Malang tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 3 kelas yaitu kelas X MM 1, X MM 2, dan X MM 3. Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik purposive sample yang diambil atas dasar saran dari guru pengampu mata pelajaran pemrograman dasar yang dianggap sama atau homogen, kemudian ditentukan 2 kelas sebagai sampel penelitian. Hasil belajar siswa kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 diperoleh dari nilai pengetahuan dan keterampilan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes untuk mendapatkan hasil belajar ranah pengetahuan dan lembar observasi untuk mendapatkan hasil belajar ranah keterampilan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperiemen memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 87.47 > 80,76. Hasil belajar ranah pengetahuan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu dengan nilai Sig(p) 0,03 < 0,05 sehingga Ho ditolak, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Pada ranah ranah keterampilan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu dengan nilai Sig(p) 0,01 < 0,05 yang berarti Ho ditolak, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2