SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Tingkat Keberhasilan Gerakan Literasi Membaca terhadap Kesiapan Belajar Siswa Kelas X Jurusan TKJ di SMK Negeri 5 Malang

Wijayanto Agung

Abstrak


ABSTRAK

Wijayanto, Agung. 2019. Evaluasi Tingkat Keberhasilan Gerakan Literasi Membaca terhadap Kesiapan Belajar Siswa Kelas X Jurusan TKJ di SMK Negeri 5 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T., Pembimbing (II) Drs. Wahyu SaktiG.I., M.Kom.

Kata kunci: Evaluasi, Literasi Membaca, Kesiapan Belajar

Keterampilan membaca berperan penting dalam proses siswa memperoleh ilmu pengetahuan. Praktik pendidikan yang dilaksanakan di sekolah selama ini juga memperlihatkan bahwa sekolah belum berfungsi sebagai organisasi pembelajaran yang menjadikan semua warganya sebagai pembelajar sepanjang hayat. Pengembangan sekolah sebagai organisasi pembelajaran, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah dan masyarakat, sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi penerapan gerakan literasi membaca di SMK Negeri 5 Malang menemui beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Berbagai aspek seperti lingkungan sekolah, sarana prasarana hingga penerapannya terhadap pembelajaran masih kurang berjalan dengan baik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pelaksanaa gerakan literasi membaca terhadap kesiapan belajar peserta didik sebelum melaksanakan kegiatan belajar di sekolah serta mengetahui faktor-faktor apa saja yang menghambat berjalannya pelaksanaan gerakan literasi membaca di SMK Negeri 5 Malang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik analisis regresi linear sederhana. Hubungan antar variabel yang ditunjukkan oleh masingmasing variabel sesuai dengan yang digambarkan pada diagram regresi linear sederhana, yakni: terdapat variabel bebas berupa pelaksanaan gerakan literasi membaca dan variabel terikat berupa kesiapan belajar peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa faktor lingkungan, strategi literasi, sarana prasarana serta kondisi fisik peserta didik mempengaruhi proses pelaksanaan gerakan literasi membaca. Kedua, gerakan literasi membaca tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan belajar siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 5 Malang dengan signifikansi sebesar 0,842. Ketiga, pelaksanaan gerakan literasi membaca kelas X TKJ di SMK Negeri 5 Malang dinyatakan berhasil dengan kategori tinggi dengan indikator kebutuhan sebesar 78,65% untuk akses internet dan 72,03% untuk sudut baca kelas. Indikator lingkungan sebesar 77,83% untuk kondisi lingkungan sekolah, 78,65% untuk kondisi ruang kelas dan 78,54% untuk penerapan K3LH. Indikator Stategi sebesar 70,89% untuk program membaca 15  menit dan 84,82% untuk pemanfaatan teknologi informasi.    

ABSTRACT

Wijayanto, Agung. 2019. Evaluation of The Success Level of Reading Literacy Towards Student Learning Readiness in TKJ Department Grade X SMK Negeri 5 Malang. Thesis. Education of Informatics Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Malang. Supervisor (I) Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T., Supervisor (II) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.

Keyword: Evaluation, Reading Literacy, Learning Readiness

Reading skills play an important role for student in the process of acquiring knowledge. Educational practice in school so far also shows that the school doesn’t yet function as a learning organization that makes all its members as lifelong learners. School development as learning organization, Ministry of Education and Culture develops Reading Literacy Movement as a comprehensive effort involving all school members and the community, as part of the education ecosystem. Based on the result of application of Reading Literacy interview and observation in SMK Negeri 5 Malang, there are some problems on its implementation. Various aspects such as the school environment, facilities and infrastructure and also their application for learning are still not running well. This research aims to find out how much the contribution of Reading Literacy implementation towards student learning readiness before implementing learning activities in school and to know what factors inhibit the implementation of Reading Literacy in SMK Negeri 5 Malang. Data analysis technique that is used in this research is simple linear regression. The relationships between variables that are shown by simple linear regression diagram are: there is independent variable in the form of Reading Literacy implementation and dependent variable in the form of student learning readiness. Based on the result of data analysis, there are some conclusions. First, descriptive analysis result shows that environment factor, literacy strategy, facilities and infrastructure, and also physical condition of student influence the process of Reading Literacy implementation. Second, Reading Literacy has no significant effect on student learning readiness in TKJ department grade X SMK Negeri 5 Malang. Third, the implementation of the Reading Literacy in class X TKJ in SMK Negeri 5 Malang was declared successful with a high category with indicators of need of 78.65% for internet access and 72.03% for classroom reading angles. Environmental indicators totaled 77.83% for school environment, 78.65% for classroom conditions and 78.54% for K3LH applications. The strategic indicator is 70.89% for the 15-minute reading program and 84.82% for the use of information technology.