SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Trainer Kontrol Water Supply Pump Berbasis Supervisory Control And Data Acquisition Pada Mata Pelajaran Instrumentasi Dan Kontrol Pembangkit Siswa Kelas X Jurusan Pembangkit Tenaga Listrik Di Smk Pgr 3 Malang

Zainuri Much

Abstrak


ABSTRAK

Zainuri, Much. 2019. Pengembangan Trainer Kontrol Water Supply Pump Berbasis Supervisory Control And Data Acquisition Pada Mata Pelajaran Instrumentasi Dan Kontrol Pembangkit Siswa Kelas X Jurusan Pembangkit Tenaga Listrik Di Smk Pgr 3 Malang. Pembimbing : (I) Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T., (II) A.N. Afandi, S.T., M.T., Ph.D.

Kata kunci :Trainer Water Supply Pump, SCADA, Media Pembelajaran

Mutu pendidikan dapat mempengaruhi kualitas dari peserta didik yang dihasilkan. Pentingnya untuk meningkatan mutu pendidikan sehingga peserta didik yang dihasilkan meningkat pula. Menurut asyhar salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan penggunaan media pembelajaran.

Mata pelajaran Instrumentasi dan Kontrol Pembangkit yang memuat pengoperasian SCADA pada Pembangkit Listrik bertujuan untuk melatih peserta didik merancang dan mengoperasiakan sistem SCADA yang ada di Pembangkit Listrik. Salah satu pengoperasian SCADA di Pembangkit Listrik pada WTP (Water Treatment Plant) yaitu pada Water Supply Pump untuk mengontrol pompa air.

Media pembelajaran SCADA yang dikemas dalam prototype trainer Water Supply Pump Berbasis Supervisory Control And Data Acquisition untuk mendukung pembelajaran SCADA. Bertujuan untuk lebih memahamkan cara mendesain sistem SCADA, membuat program SCADA, mengkomunikasikan, dan mengoperasikannya.

Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Sugiyono. Tahapan-tahapan dari model pengembangan Sugiyono adalah: (a) potensi dan masalah, (b) pengumpulan data, (c) desain produk, (d) validasi desain, (e) revisi desain, (f) uji coba produk, (g) revisi produk, (h) uji coba pemakaian, (i) revisi produk, dan (j) produksi masal.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa tingkat kelayakan trainer kontrol water supply pump memiliki presentase sebesar 91,9% dari 3 (tiga) validator ahli yang artinya produk layak digunakan dengan sedikit revisi, 83,72% dari uji coba kelompok kecil oleh 10 (sepuluh) siswa kelas X PBB yang artinya produk layak digunakan tanpa revisi, 90,53% dari uji coba kelompok besar oleh 30 (tiga puluh) siswa kelas X PBA yang artinya produk sangat layak digunakan tanpa ada revisi.

Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah produk layak digunakan dalam proses pembelajaran. Produk dapat membantu kegiatan pembelajaran praktukum sehingga siswa kelas X Jurusan Pembangkit Tenaga Listrik lebih memahami pengoperasian scada pada unit pembangkit listrik.