SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Berupa Modul Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Mekatronika di SMK

Safitri Anis

Abstrak


ABSTRAK

Safitri, Anis. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berupa Modul Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Mekatronika di SMK. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. (II) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.

Kata Kunci : Bahan Ajar, Modul, K3.

Berdasarkan hasil pengamatan peneliti, pada kegiatan belajar mengajar pada program keahlian Teknik Mekatronika di SMK Negeri 4 Malang masih ada beberapa kekurangan yang ditemukan diantaranya :

(1) belum adanya modul ajar tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja;

(2) Pada saat praktikum siswa tidak mengaplikasikan prinsip-prinsip dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja;

(3) Kesadaran akan pentingnya pengaplikasian Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang masih sangat kurang. Materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada mata pelajaran Kerja Bengkel dan Gambar Teknik perlu dioptimalkan proses pembelajarannya, agar para siswa memiliki pemahaman yang kuat dan mendasari pemahaman dan pengaplikasian materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada tingkat universitas atau dunia kerja serta meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja pada saat praktik. Berdasarkan permasalahan yang diuraikan diatas, peneliti akan melakukan pengembangan Bahan Ajar berupa Modul Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk siswa kelas X Program Keahlian Teknik Mekatronika di SMK pada mata pelajaran Kerja Bengkel dan Gambar Teknik.

Model pengembangan yang digunakan pada penelitian pengembangan ini adalah model pengembangan Sugiyono dengan langkah-langkah pengembangan yakni:

(1) potensi dan masalah;

(2) pengumpulan data;

(3) desain produk;

(4) validasi desain;

(5) revisi desain;

(6) uji coba produk;

(7) revisi produk;

(8) uji coba pemakaian;

(9) revisi produk;

(10) produk akhir.

Produk yang dihasilkan dari pengembangan ini adalah bahan ajar berupa modul K3 yang terdiri dari modul guru dan modul siswa. Pengembangan modul ini mengacu pada aspek kelayakan isi, aspek kelayakan bahasa, aspek kelayakan penyajian, dan aspek kelayakan grafika.

Pada saat validasi produk oleh ahli, modul mendapatkan nilai sebesar 83,82 % dari ahli 1, kemudian dari ahli 2 mendapatkan nilai 96,32%. Sedangkan pada saat uji coba produk skala kecil, modul mendapatkan nilai 91,11% , dan pada saat uji coba pemakaian skala besar, modul mendapatkan nilai 94,66%. Berdasarkan persentase tersebut, maka produk yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran di SMK.