SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada Matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Herdianto .

Abstrak


ABSTRAK

Herdianto. 2019. Pengembangan Modul Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada Matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1)  A. N. Afandi, S.T.,M.T.,Ph.D. (2) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.

Kata Kunci: Modul, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Model Pengembangan ADDIE

Universitas Negeri Malang merupakan salah satu lembaga Pendidikan yang turut andil dalam visi, misi, dan tujuannya dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik. Salah satu tujuan dari Universitas Negeri Malang pada poin ketiga adalah menghasilkan karya ilmiah dan karya kreatif yang unggul dan menjadi rujukan dalam ilmu kependidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, ilmu sosial budaya, seni, dan/atau olahraga. Sehingga dalam penelitian ini akan dibuat suatu karya berupa bahan ajar digital Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Berdasarkan observasi pada dosen pengampu dan mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik, diketahui bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran yaitu berupa slide presentasi.

Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan mengetahui validitas pengembangan modul matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik materi Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze Design Develpoment Implementation Evaluate). Prosedur pengembangan ADDIE meliputi lima langkah, yaitu: melakukan tahapan analisis, pendesainan produk, pengembangan produk, implementasi produk, dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan lembar angket untuk menguji kelayakan modul yang telah dikembangkan. Hasil dari pengembangan ini berupa modul yang telah divalidasi oleh ahli serta telah diuji cobakan kepada mahasiswa. Kevalidan modul diketahui berdasarkan hasil angket. Hasil uji validasi modul oleh ahli memperoleh persentase sebesar 84,28% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 89,17% (sangat valid), dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 88,89% (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, modul dinyatakan sangat valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran.

ABSTRACT

Herdianto. 2019. Development of Module for Solar Power Plants at Electric Power Generation Courses at the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Thesis, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisors: (I)  A. N. Afandi, S.T.,M.T.,Ph.D . (II) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.

Keywords: Module, Solar Power Plants, ADDIE Development Model

Malang State University is one of the Educational institutions that contributes to the vision, mission, and purpose in realizing better education. One of the objectives of the State University of Malang in the third point is to produce superior scientific work and creative work and become a reference in education, science, technology, social culture, art, and / or sports. So that in this study a work will be made in the form of digital teaching materials for the Solar Power Plant at the Electrical Engineering Education Power Station in the State University of Malang. Based on observations on lecturers and students who are taking the Power Generation course, it is known that the teaching materials used in the learning are in the form of presentation slides.

The purpose of this research is to develop and determine the validity of the development of module in the subject of the Power Plant material solar power plant.

This research uses the ADDIE development model (Analyze Design Develpoment Implementation Evaluate). The ADDIE development procedure includes five steps, namely: performing the stages of analysis, product design, product development, product implementation, and evaluation. This type of research is quantitative research using a questionnaire sheet to test the feasibility of module that has been developed. The results of this development consist of modules that have been validated by experts and have been approved to try for students. The validity of module is known based on the results of the questionnaire. The module validation test results by experts obtained a percentage of 84.28% (very valid), the results of small group trials obtained a percentage of 89.17% (very valid), and the results of field trials obtained a percentage of 88.89% (very valid). Based on these scores, the module is stated to be very valid and very feasible to use in learning.