SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Instalasi MotorListrik Berbasis Proyek untuk Kelas XI Semester II Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Tingkat SMK

Sultonil Hakim

Abstrak


RINGKASAN

Hakim, Sultonil. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Instalasi Motor Listrik Berbasis Proyek untuk Kelas XI Semester II Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Tingkat SMK. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.  Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T, M.Pd. (II) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.

Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar Cetak, Instalasi Motor Listrik, Project Based Learning.

Pengembangan bahan ajar dalam proses pembelajaran sangatlah penting untuk mencapai tujuan pembelajaran suatu mata pelajaran di sekolah. Mata pelajaran Instalasi Motor Listrik di SMK merupakan mata pelajaran yang ada di program keahlian Teknik Ketenagalistrikan yang harus ditempuh siswa kelas XI dan XII. Dalam silabus kurikulum 2013 materi yang ada berbeda dengan Kurikulum KTSP, oleh sebab itu diperlukannya pengembangan dan penyempurnaan bahan ajar guru dan siswa yang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan. Bahan ajar mempunyai peran yang penting dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, pengembangan bahan ajar dalam penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa menuntaskan kompetensi dasar dan menyelesaikan materi yang harus dikuasai selama satu semester. Bahan ajar juga sebagai pendukung dalam pembelajaran baik berupa praktikum maupun teori yang dikembangkan, sedangkan bagi guru bahan ajar dapat membantu untuk mempermudah dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Motode pembelajaran yang dikembangkan dalam bahan ajar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa SMK yaitu menggunakan model pembelajaran berbasis proyek atau project based learning yang memiliki tahap pembelajaran:

(1) perencanaan,

(2) pelaksanaan, dan

(3) evaluasi.

Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan ini menggunakan model pengembangan Dick and Carrey. Adapun tahap-tahap pengembangan bahan ajar tersebut adalah:

(1) menentukan tujuan umum pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan analisis KI dan KD,

(2) malakukan analisis pembelajaran,

(3) mengidentifikasi tingkah laku awal dan karakteristik peserta didik,

(4) merumuskan tujuan khusus,

(5) mengembangkan instrumen penilaian,

(6) mengembangkan strategi pembelajaran

(7) mengembangkan dan memilih bahan ajar yakni buku guru dan buku siswa,

(8) melakukan evaluasi formatif dengan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan,

(9) revisi, dan

(10) melakukan evaluasi sumatif.

Buku ajar ini telah divalidasi oleh dua orang ahli serta telah diuji cobakan kepada siswa kelas XI di SMK AL Huda Kota Kediri melalui uji kelayakan dan uji efektifitas. Kelayakan bahan ajar diketahui berdasarkan hasil angket. Hasil angket dari uji coba perorangan yaitu reviewer ahli 1 mendapatkan skor 88,89 % (sangat valid), dari reviewer ahli 2 mendapatkan skor 89,35 % (sangat valid), hasil angket pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor 87,50 % (sangat valid), dan hasil angket siswa pada uji coba lapangan mendapatkan skor 86,12 % (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, bahan ajar dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Keefektifan bahan ajar dapat diketahui berdasarkan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa diambil dari proses pembelajaran yang dilakukan dengan buku ajar yang dikembangkan, nilai hasil belajar rata-rata yang didapat adalah 83,6. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai yang didapat siswa lebih tinggi dari Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) di SMK AL Huda Kota Kediri yaitu 75. Berdasarkan hasil tersebut, buku ajar dinyatakan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

SUMMARY

Hakim, Sultonil. 2019. Developing Project-Based Learning Materials for Electric Motor Installations Class for The Second Semester of Grade XI Students Majoring in Electricity Engineering Expertise Program in Vocational High Schools. Thesis, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisor: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T, M.Pd. (II) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.

Keywords: Development, Printed Textbooks, Electric Motor Installation, Project Based Learning (PBL).

Developing learning materials in a teaching and learning process is considered as a very important thing to do in order to achieve the learning objectives of a subject in school . Electric Motor Installation is one of compulsory subjects that must be taken by any XI grade students who take Electrical Engineering as their expertise program in a vocational school. The application of the 2013 curriculum to replace the KTSP curriculum has made it essential for teachers to adapt, adopt, and make several changes in materials taught in the classroom. Teaching materials have important roles in students’ learning activities in schools. The development of teaching materials in this study aims to help students in completing basic competencies and materials that must be mastered in one semester as well as support the teaching and learning process; both in the form of practicum and theory. For teachers, the developed teaching materials can be utilized to help facilitating the learning process implementation. The learning method developed in the teaching materials was in accordance with the needs and characteristics of vocational high school students, namely by using project based learning that has a learning phase as follows:

(1) planning,

(2) implementation, and

(3) evaluation.

The textbook in this study was developed in accordance to Dick and Carrey’s development model. The stages of developing teaching materials are:

(1) determining the general objectives of learning formulated based on the analysis of KI and KD,

(2) conducting learning analysis,

(3) identifying initial behavior and characteristics of students,

(4) formulating specific objectives ,

(5) developing assessment instruments,

(6) developing learning strategies

(7) developing and selecting teaching materials namely teacher books and student books,

(8) conducting formative evaluations with individual trials, small group trials, and field trials,

(9) revisions, and

(10) conducting summative evaluations.

This textbook had been validated by two experts and tested on XI grade students of SMK AL Huda Kota Kediri through feasibility tests and summative tests. The feasibility of teaching materials was known based on the results of the questionnaire. The results of the questionnaire from individual trials showed positive validity results, with a score of 88.89% (very valid) from expert reviewer 1 and a score of 89.35% (very valid) from expert reviewer 2, the results of the small group trials’ questionnaire gained 87.50% (very valid), and the results of the questionnaire in the field trials got a score of 86.12% (very valid). Based on these scores, the teaching materials were considered valid and suitable to be used in school. The effectiveness of the teaching materials can be determined based on student learning outcomes. According to the scores earned by the students while using the developed textbook, it was found out that the students’ learning outcomes got the average value of 83.6, higher than KKM set in SMK AL Huda Kota Kediri which is 75. Therefore, the developed textbook is considered effective to be used in learning activities in school.