SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika Kelas X TITL SMK Negeri 6 Malang

Lina Dessy Lidyawati

Abstrak


Hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 6 Malang pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika kelas X TITL SMK Negeri 6 Malang diketahui guru masih menggunakan model pembelajaran yang terpusat pada guru. Pada model pembelajaran tersebut guru memberikan materi dengan cara ceramah dan siswa mencatat apa yang disampaikan oleh guru. Namun siswa yang mendengarkan dan mencatat apa yang telah disampaikan guru hanya beberapa siswa saja yang duduk di depan, sedangkan siswa lain atau siswa yang duduk dibelakang cenderung tidur dan bermain gadget. Hal tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan nilai akhir siswa masih banyak yang berada di bawah KKM, yaitu 71 pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika kompetensi dasar memahami hukum-hukum dan fenomena rangkaian kemagnitan kelas X TITL SMK Negeri 6 Malang; (2) penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika kompetensi dasar memahami hukum-hukum dan fenomena rangkaian kemagnitan kelas X TITL SMK Negeri 6 Malang.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Listrik 1 TITL SMK Negeri 6 Malang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dokumentasi, dan tes.

Hasil penelitian ini menunjukan penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase keberhasilan ranah afektif siswa pada siklus I mencapai 77,91% dengan kriteria baik dan meningkat menjadi 78,86% pada siklus II dengan kriteria baik. Persentase keberhasilan hasil belajar siswa ranah kognitif siklus I mengalami peningkatan dari 71,71% dengan kriteria cukup menjadi 82% dengan kriteria baik.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Listrik 1 TITL SMK Negeri 6 Malang pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika dengan kompetensi dasar memahami hukum-hukum dan fenomena rangkaian kemagnitan.