SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Pengolahan Citra dengan Studi Kasus Robot Soccer di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

Rifky Muzaki Nur Salim

Abstrak


Mata kuliahPengolahan Citra (NINF627) merupakanmatakuliahwajib yang harusditempuhmahasiswa program studiTeknikInformatika di JurusanTeknikElektroUniversitas Negeri Malang.Hasildarideskripsikompetensidapatdiambilkesimpulanbahwaterdapatsatuhal di standarkompetensi yang tidakjabarkanpadadeskripsikompetensi, yaituimplementasi.Robot socceradalahsalahsatujenis robot yang dipergunakanolehJurusanTeknikElektroUniversitasNegeri Malang dalamajangperlombaanKontes Robot Indonesia (KRI). Padapenelitiandanpengembanganini, trainer humanoid soccerdikembangkantanpamenggunakanhardware Pixy cam, akantetapimenggunakan webcam yangharganyalebihmurahdibandingkandengan Pixy cam, selainitu webcam sudahmenyatusecaraon-boarddengan laptop.

Produk ini dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedurmodel pengembangan ADDIE adalah sebagaiberikut: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasidan(5) evaluasi.Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini berupa media pembelajaran dan jobsheet. Produk dikembangkan melalui tahap uji validasi dan uji kelayakan.Subjek ujivalidasiterdiridaridua orang ahli sekaligus dosen pengampu mata kuliah Pengolahan Citra, setiap validator menilai media pembelajaran dan jobsheet.Sedangkansubjekujikelayakan terdiridarimahasiswa yang telahmenempuhmatakuliahPengolahan Citra (NINF627). Uji kelayakan dilakukan dalam dua tahap, yaitu: uij kelayakan kelompok kecil dan uji kelayakan kelompok besar. Jenis data yang diambilberupakualitatifberupa saran sertatanggapandankuantitatifberupaangket.

Ujivalidasi media pembelajaranmendapatkanpersentase 92,59% dan 99,07%, sedangkanujivalidasijobsheetmendapatkanpersentase 93,75% dan 95,83%, hasilpersentasetersebuttergolong valid (dapatdigunakantanparevisi). Ujikelayakankelompokkecilmendapatkanpersentase 82,24%, sedangkanujikelayakankelompokbesarmendapatkanpersentase 87,10%. Dari semuahasilujidapatdisimpulkanbahwaprodukini valid danlayakdigunakandalam proses pembelajaran.