SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Digital Sistem Antena Berbasis REACT Pada Mata Pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi Kelas XI Teknik Audio Video Di SMK Negeri 2 Singosari

Budiana Agus

Abstrak


 

ABSTRAK

Budiana,  Agus.  2019.  Pengembangan Media Pembelajaran Digital Sistem Antena Berbasis REACT Pada Mata Pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi Kelas XI Teknik Audio Video Di SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi, Jurusan Teknik Eektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muladi, S.T., M.T., (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

Kata Kunci: Media Pembelajaran, REACT, Sistem Antena, Sistem Radio dan Televisi Kelas XI SMK Negeri 2 Singosari.

Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang konfdusif di mana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. Dari hasil observasi di SMKN Negeri 2 Singosari terdapat beberapa masalah pembelajaran, yaitu kurangnya bahan ajar yang relevan dengan kondisi SMK Negeri 2 Singosari dan belum tersedia media pembelajaran mandiri untuk siswa sehingga pembelajaran belum tercapai sesuai dengan tujuan pembelajaran. Solusi tepat terhadap permasalahan tersebut adalah mengembangkan media pembelajaran digital yang mengacu pada Kurikulum 2013 Revisi dengan model pembelajaran Relating, Experiencing, Appliying, Cooperating, Transfering (REACT).

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran digital Sistem Antena berbasis REACT pada Mata Pelajaran Penerapan Sistem Radio dan Televisi Program Keahlian Teknik Audio Video untuk siswa Kelas XI Semester 1 di SMK Negeri 2 Singosari. Penelitian pengembangan media pembelajaran digital ini menggunakan prosedur penelitian pengembangan Brog and Gall yang disusun dengan modifikasi sepuluh langkah, yaitu:

(1) studi pendahuluan yang meliputi studi pustaka dan pengamatan lapangan,

(2) pengembangan yang meliputi perencanaan media, penyusunan draf produk, validasi produk dan revisi validasi produk, dan

(3) uji coba yang meliputi uji coba kelompok kecil, revisi uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar, dan revisi produk akhir. Peneitian ini menggunakan uji kelayakan (validasi) oleh tim ahli yang terdiri dari 2 ahli materi sistem antena dan 1 ahli media. Uji coba kelompok kecil melibatkan 10 siswa dan kelompok besar melibatkan 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket. Jenis data penelitian terdiri dari data kuantitatif berupa penilaian dari validator dan data kualitatif berupa komentar dan saran dari validator.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa media pembelajaran digital sistem antena mampu mengoptimalkan pembelajaran. Hasil validasi produk oleh ahli media dengan persentase sebesar 94,87%, validasi oleh ahli materi I dengan persentase sebesar 94,56%, validasi oleh ahli materi II dengan rata-rata persentase sebesar 93,48%, pada uji coba kelompok kecil yang melibatkan sepuluh siswa dengan rata-rata persentase sebesar 89,70%, pada uji coba kelompok besar dengan rata-rata persentase sebesar 86,36%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran digital ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

 

ABSTRACT

Budiana,  Agus.  2019.  Development of Digital Learning Media Antenna System Based REACT on Radio and Television System for XI Grade Audio Video Engineering at Singosari State 2nd Vocational School. Thesis, Study Program of Electrical Education Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering,University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Muladi, S.T., M.T., (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

Keywords : Media of Learning, REACT, Antenna Systems, Radio and Television Systems for XI Grade of Singosari State 2nd Vocational School

Learning media is anything that can convey or channel messages from a planned source, so that there is a confusive learning environment in which the recipient can carry out the learning process efficiently and effectively. From the results of observations at Singosari State 2nd Vocational School there were several learning problems, namely the lack of teaching materials relevant to the condition of Singosari State Vocational High School and there were no independent learning media available for students so that learning had not been achieved according to the learning objectives. The right solution to these problems is to develop digital learning media that refers to the 2013 Revised Curriculum with the learning model of Relating, Experiencing, Appliying, Cooperating, Transfering (REACT).

This study aims to develop and test the feasibility of digital learning media REACT-based Antenna System in the Application of Radio and Television Systems Audio Video Engineering Program for XI Grade Audio Video Engineering at Singosari State 2nd Vocational School. Research on the development of digital learning media uses research procedures for the development of Brog and Gall which are compiled with ten-step modifications, namely:

(1) preliminary studies which include literature studies and field observations,

(2) development which includes media planning, product drafting, product validation and revisions to product validation, and

(3) trials which included small group trials, revisions to small group trials, large group trials, and final product revisions. This research uses a feasibility test (validation) by a team of experts consisting of 2 antenna system material experts and 1 media expert. Small group trials involved 10 students and a large group involving 20 students. Data collection is done by using an instrument in the form of a questionnaire. The type of research data consists of quantitative data in the form of evaluations from validators and qualitative data in the form of comments and suggestions from the validator.

The results of the trial show that digital learning media antenna systems are able to optimize learning. The results of product validation by media experts with a percentage of 94.87%, validation by material experts I with a percentage of 94.56%, validation by material experts II with a percentage of 93.48%, in a small group trial involving ten students with a percentage of 89.70%, in a large group trial with a percentage of 86.36%. So it can be concluded that the development of digital learning media is feasible to be used as a learning media.