SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Self-Regulated Learning dan Communication Skills Terhadap Kesiapan Mental Berkarir di Dunia Industri Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia SMK di Kota Malang

Hardiansyah Dyah Cintyarini

Abstrak


ABSTRAK

Hardiansyah, Dyah Cintyarini. 2019. Hubungan Self-Regulated Learning dan Communication Skills Terhadap Kesiapan Mental Berkarir di Dunia Industri Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia SMK di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.(II) Harits Ar Rodyid, S.T., M.T., Ph.D.

Kata Kunci: self-regulated learning, communication skills, kesiapan mental berkarir, dunia industri

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah lembaga pendidikan formal tingkat menengah dengan kekhususan mempersiapkan lulusannya untuk siap bekerja. Namun dalam realitanya banyak siswa yang kurang siap untuk terjun ke dunia industri dikarenakan kurang berani dan kurang yakin dalam memiliki kemampuan yang telah diajarkan oleh guru. Kesiapan mental siswa merupakan salah satu dorongan bahwa siswa tersebut berani untuk menghadapi permasalahan maupun berani untuk menghadapi berbagai macam orang. Untuk meningkatkan kesiapan mental siswa tersebut, dapat diihat dari beberapa faktor, yang cukup berpengaruh adalah kemampuan Self-Regulated Learning  atau mengatur diri sendiri, dan bagaimana cara berkomunikasi kepada orang lain (Communciation Skills) . Self-Regulated Learning merupakan kemampuan siswa dalam mengatur atau memanajemen diri sendiri untuk mencapai sebuah tujuan, dengan memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri, akan mempermudah siswa untuk menyelesaikan sebuah tugas. Communication Skills merupakan kemampuan komunikasi siswa kepada orang lain. Dalam dunia industri, tentu akan sering bekerja bersama tim atau kelompok, dengan kemampuan komunikasi, akan membantu siswa yang memilih untuk terjun di dunia industri tidak akan canggung atau takut untuk menghadapi orang lain saat mengungkapkan pendapatnya. Kemampuan komunikasi juga akan membuat siswa mengetahui cara bersikap sesuai situasi.

Penelitian ini bertujuan untuk:

(1) Mengetahui kemampuan dari Self-Regulated Learning siswa kelas XI program keahlian Multimedia SMK di Kota Malang,

(2) Mengetahui kemampuan dari Communication Skills siswa kelas XI program keahlian Multimedia SMK di Kota Malang,

(3) Mengetahui hubungan Self-Regulated Learning terhadap kesiapan mental siswa kelas XI program keahlian Multimedia SMK di Kota Malang,

(4) Mengetahui hubungan Communication Skills terhadap kesiapan mental siswa kelas XI program keahlian Multimedia SMK di Kota Malang,

(5) Mengetahui hubungan Self-Regulated Learning dan Communication Skills pada kesiapan mental siswa kelas XI program keahlian Multimedia berkarir di dunia industri.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMK kelas XI di Kota Malangdengan jumlah populasi sebanyak 196 siswa. Didapatkan jumlah populasi sebanyak 123 siswa dengan menggunakan teknik propotional random sampling. Untuk mengukur variabel X1, variabel X2 dan Y menggunakan instrumen penelitian berupa angket tertutup, dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi parsial dan regresi ganda. Analisis data  pada penelitian ini dilakukan dengan bantuan SPSS.

Hasil penelitian yaitu:

(1) Kemampuan siswa kelas XI SMK program keahlian Multimedia terhadap Self-Regulated Learning termasuk dalam kategori cenderung tinggi,

(2) Communication Skills siswa kelas XI program keahlian Multimedia cenderung tinggi,

(3) Ada hubungan positif dan signifikan antara Self-Regulated Learning dengan kesiapan mental siswa terjun ke dunia industri,

(4) Ada hubungan positif dan signifikan antara Communication Skills dengan kesiapan mental siswa terjun ke dunia industri,

 

(5) Ada hubungan positif dan signifikan antara Self-Regulated Learning dan Communication Skills terhadap kesiapan mental siswa terjun ke dunia industri.