SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Klasifikasi Penyakit Hawar Bakteri Pada Daun Tanaman Ubi Kayu Menggunakan Metode Naive Bayes

Wahyu Indarti W

Abstrak


Ubi kayu merupakan salah satu bahan pangan sebagai pengganti beras yang peranannya cukup penting dalam menopang ketahanan pangan. Permintaan akan kebutuhan ubi kayu terus meningkat, tetapi tidak didukung akan hasil produksi yang mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya yaitu penyakit pada daun ubi kayu. Penyakit tersebut yaitu penyakit hawar bakteri yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna abu-abu seperti bekas tersiram air panas. Pada tanaman ubi kayu yang rentan dan jika keadaan mempengaruhi, maka kerugian dapat mencapai 90%-95%. Penanganan penyakit hawar bakteri pada petani masih menggunakan perkiraan sehingga dibutuhkan alat bantu dalam menangani penyakit hawar bakteri yang sesuai dengan tingkat serangan penyakit dan penanganannya. Gliocladium virens dapat digunakan sebagai obat dalam menangani penyakit hawar bakteri pada daun ubi kayu.

Berdasarkan permasalah tersebut, peneliti mengklasifikasikan penyakit hawar bakteri pada daun tanaman ubi kayu menggunakan metode naive bayes dengan menerapkan pengolahan citra pada smartphone. Klasifikasi penyakit hawar bakteri yang dilakukan dengan mengklasifikasi tingkat serangan penyakit dan merekomendasikan penanganannya. Terdapat 4 kategori yaitu ringan, agak parah, parah, dan sangat parah. Sebelum proses klasifikasi dilakukan proses preprocessing yaitu diantaranya:

(1) Memperkecil Ukuran Citra;

(2) Mengambil Nilai RGB;

(3) Segmentasi Warna; dan

(4) Ektraksi Fitur Warna untuk mengetahui persentase penyakit hawar bakteri pada daun ubi kayu. Nilai persentase penyakit tersebut yang akan digunakan untuk klasifikasi. Klasifikasi ini menggunakan data latih sebanyak 400 gambar dan data uji sebanyak 100 gambar dengan latar belakang warna putih.

 

Pengujian aplikasi dilakukan dengan pengujian sistem melalui perhitungan dengan confusion matrix, pengujian ahli penyakit, dan pengujian oleh pengguna aplikasi. Hasil dari klasifikasi naive bayes memperoleh akurasi yang cukup tinggi yaitu 98%. Pengujian aplikasi dilakukan oleh ahli penyakit hawar bakteri memperoleh kesimpulan aplikasi dapat dengan mudah digunakan dalam menentukan besaran serangan penyakit hawar bakteri pada tanaman ubi kayu. Pengujian oleh pengguna aplikasi yaitu petani memperoleh hasil aplikasi dapat dengan mudah digunakan oleh petani dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.