SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Uji Beda Hasil Belajar Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning Dibanding Model Pembelajaran Mind Mapping Pada Pemahaman Konsep Instalasi Tenaga Listrik Untuk Siswa Kelas XI TITL SMKN 2 Probolinggo

Syahrial Muhammad Fahrul

Abstrak


ABSTRAK

Syahrial, Muhammad Fahrul. 2019. Uji Beda Hasil Belajar Model Pembelajaran Contextual Teaching and  Learning Dibanding Model Pembelajaran Mind Mapping Pada Pemahaman Konsep Instalasi Tenaga Listrik Untuk Siswa Kelas XI TITL SMKN 2 Probolinggo. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

Kata Kunci :Pemahaman Konsep, Contextual Teaching Learning, Mind Mapping, Hasil Belajar

Berdasarkan observasi di Jurusan TITLkelas XI SMKN 2 Probolinggo diperoleh hasil belajar ranah kognitif siswa yang kurang maksimal pada matapelajaran ITL. Dalam hasil praktikum cukup baik, namun pemahaman teori dasar masih terlampau kurang. Untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pelajaran instalasi tenaga listrik diperlukan model pembelajaran yang baru.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

(1) deskripsi pemahaman konsep siswa pada matapelajaran ITL menggunakan model pembelajaran CTL,

(2) deskripsi pemahaman konsep siswa pada matapelajaran ITL menggunakan model pembelajaran Mind Mapping,

(3) perbedaan pemahaman konsep antara penerapan model pembelajaran CTL dan Mind Mapping pada matapelajaran ITL.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen semu (Quasi Experiment Design). Bentuk desain eksperimen semu yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group design dengan teknik post-test only. Sampel yang digunakanadalahsiswakelas XI TITL SMKN 2 Probolinggosejumlah 63 siswa. Teknik analisis menggunakan Independent Sample T-Test. Penelitian ini menggunakan instrumen perlakuan dan instrumen penilaian. Instrumen perlakuan terdiri dari silabus, RPP, dan bahan ajar. Sedangkan instrumen pengukuran terdiri dari soal posttest pilihan ganda.

Hasil belajar kognitif siswa diukur melalui soal posttest sejumlah 30 soal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu rata-rata hasil belajar siswa kelas TITL2 yang diberi perlakuan model CTL masuk pada kategori sangat tinggi yaitu 87,25. Sedangkan rata-rata hasil belajar siswa kelas TITL5 yang diberi perlakuan model Mind Mapping masuk pada kategori tinggi yaitu 82,98.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara penerapan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dan Mind Mapping pada mata pelajaran Instalasi Tenaga Listrik dengan nilai sig.(2tailed) sebesar 0,009.