SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kualitas dan Keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Bimbingan dan Fasilitasi TIK pada SMA Negeri di Kota Malang (Tahun 2018)

Zulaihah Siti

Abstrak


ABSTRAK

Zulaihah, Siti. 2019. Analisis Kualitas dan Keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Bimbingan dan Fasilitasi TIK pada SMA Negeri di Kota Malang (Tahun 2018). Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.

Kata kunci: Rencana Pelaksanaan Bimbingan dan Fasilitasi TIK, Faktor Pendukung, Faktor Penghambat

Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan memiliki tantangan besar untuk mampu memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat pesat. Berdasarkan Permendikbud No. 45 Tahun 2015, guru TIK dan KKPI memiliki peran sebagai pembimbing TIK kepada peserta didik dan fasilitator TIK kepada sesama guru maupun tenaga kependidikan. Acuan yang digunakan untuk melaksanakan tugas tersebut yaitu dengan Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru TIK dan KKPI. Penelitian ini bertujuan untuk:

(1) mengetahui kualitas perencanaan bimbingan dan fasilitasi TIK;

(2) mengetahui  kualitas keterlaksanaan rencana pelaksanaan bimbingan dan fasilitasi TIK; serta

(3) mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat keterlaksanaan rencana pelaksanaan bimbingan dan fasilitasi TIK pada SMA Negeri di Kota Malang.

Metode penelitian yang diigunakan adalah metode penelitian non eksperimental dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 SMA Negeri di Kota Malang dengan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampelnya. Lokasi penelitian atau pengambilan sampel adalah di SMAN 2 Malang dan SMAN 6 Malang. Jumlah responden diambil menggunakan penentuan jumlah sampel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael didapatkan sampel yaitu:

(1) guru TIK sejumlah 4 orang;

(2) siswa kelas X sejumlah 156 siswa;

(3) guru sejumlah 30 orang; dan

(4) tenaga kependidikan sejumlah 12 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:

(1) tingkat kualitas perencanaan bimbingan TIK di SMAN 2 Malang yaitu sebesar 96,88%, di SMAN 6 Malang yaitu sebesar 83,33%. Tingkat kualitas perencanaan fasilitasi TIK pada SMA Negeri 2 Malang yaitu sebesar 100%, di SMAN 6 Malang sebesar 72%;

(2) tingkat kualitas keterlaksanaan rencana pelaksanaan bimbingan TIK di SMAN 2 Malang yaitu sebesar 84,73%, di SMAN 6 Malang sebesar 88,13%. Tingkat kualitas keterlaksanaan rencana pelaksanaan fasilitasi TIK di SMAN 2 Malang yaitu sebesar 84,37%, dan di SMAN 6 Malang sebesar 77,34%;

(3) Faktor pendukung layanan bimbingan dan fasilitasi TIK yaitu adanya dukungan dari pihak sekolah, tersedianya sarana dan prasarana pendukung, motivasi belajar peserta bimbingan dan fasilitasi yang tinggi, serta waktu yang digunakan cukup. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kualitas guru TIK dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan fasilitasi TIK belum maksimal, terdapat sekolah yang memberikan waktu pelaksanaan terlalu singkat, dan kurang adanya penanganan terhadap siswa dengan tingkat pemahaman materi yang rendah.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu tingkat kualitas perencanaan dan keterlaksanaannya pada layanan bimbingan dan fasilitasi TIK pada SMA Negeri di Kota Malang tergolong tinggi. Tingginya kualitas perencanaan dan keterlaksanaannya pada layanan bimbingan dan fasilitasi TIK pada SMA Negeri di Kota Malang tersebut dipengaruhi oleh faktor pendukung yang lebih dominan dari pada faktor penghambat yang ada.

 

ABSTRACT

Zulaihah, Siti. 2019. Quality and Implementation Analysis of ICT Guidance and Facilitation Plans on  State of Senior High School in Malang– (2018). Thesis, Departement of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisor: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.

Keywords: ICT Guidance and Facilitation Plans, Supporting Factors, Obstacles Factors

School as education holder has big challenge to be able to give education service based on ICT development. Based on Permendikbud No. 45 Tahun 2015, ICT teachers have a role as ICT guides for students and ICT facilitators for teachers and education staffs. References that are used to do those jobs is Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru TIK dan KKPI. This research has some goals:

(1) to know the quality of ICT guidance and facilitation plans;

(2) to know the implementation quality of the ICT guidance plans; and

(3) to know the supporting and obstacle factors of the implementation of the ICT guidance plans.

The research method that used is a non-experimental research method with quantitative desciptive research. Population of this research were 10 State Senior High Schools in Malang with purposive sampling technique to taking the sample. The location of the research and taking sample are in State Senior High School 2 of Malang and State Senior High School 6 of Malang. The amount of respondent is taking by Isaac and Michael method. They are:

(1) 4 ICT teachers;

(2) 156 X grade students;

(3) 30 teachers; and

(4) 12 education staffs. Instruments that are used in this research are observation, intervioew, questionnaire, and documentation.

The results of this research indicate that:

(1) the quality level of ICT guidance plans at State Senior High School 2 of Malang is 96.88%, in State Senior High School 6 Malang that is equal to 83.33%. The quality level of ICT facilitation plans at State Senior High School 2 of Malang is 100%, at State Senior High School 6 of Malang is about 72%;

(2) the quality level of implementation of the ICT guidance at State Senior High School 2 of Malang, which is 84.73%, at SMAN 6 Malang is about 88.13%. The quality level of implementation of the ICT facilitation in State Senior High School 2 of Malang is 84.37%, and in State Senior High School 6 of Malang is 77.34%;

(3) Supporting factors for ICT guidance and facilitation, namely the support from the school, the availability of supporting facilities and infrastructure, motivation for guidance and facilitation of participants is high enough, and the schools giving the sufficient implementation time. Whereas the obstacle factor are the quality of ICT teachers in the preparation and implementation of ICT guidance and facilitation quite low, there are schools that giving implementation time too short, and there are no special handling of students with low levels of understanding about ICT guidance.

 

The conclusions of this research is the quality level of ICT guidance and facilitation plans and implementation in State Senior High Schools in Malang is high. The hight quality of planning and implementation in ICT guidance and facilitation on State Senior High School in Malang is affected by supporting factor that is more dominant than the obstacle factor.