SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Kemampuan Logika Pemrograman Dasar Karena Pengaruh Penerapan Model CBL Dipadu dengan EBLS Dibandingkan CPS Dipadu dengan EBLS pada Siswa Kelas X RPL SMK N 6 Malang

Badi Muhammad Syamsul

Abstrak


ABSTRAK

Badi, Muhammad Syamsul. 2018. Perbedaan Kemampuan Logika Pemrograman Dasar Karena Pengaruh Penerapan Model CBL Dipadu dengan  EBLS Dibandingkan CPS Dipadu dengan EBLS pada Siswa Kelas X RPL SMK N 6 Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (II) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Kemampuan Logika,  Challenge Based Learning, Creative Problem Solving, Elaboration Based Learning Strategy

Rendahnya Kemampuan Logika Pemrograman Dasar mempunyai kaitan erat dengan aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan. Berdasarkan hasil observasi pada siswa X RPL di SMKN 6 Malang menunjukkan kurangnya pemahaman penulisan program (array). Permasalahan tersebut melatarbelakangi penelitian ini untuk membandingkan penerapan Model CBL Dipadu EBLS (X1) Dibandingkan Model CPS Dipadu EBLS (X2). Meneliti pengaruhnya terhadap Kemampuan Logika (Y1) Pemrograman Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan Y1 karena pengaruh penerapan X1; (2) Mengetahui peningkatan Y1 karena pengaruh penerapan X2; dan (3) Mengungkapkan signifikansi perbedaan Y1 karena penerapan X1 Dibandingkan dengan penerapan X2.

Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment serta desain penelitian pretest-posttest. Penelitaan dilakukan pada siswa kelas X RPL 2 sejumlah 35 siswa sebagai subjek eksperimen 1 dengan penerapan X1 dan kelas X RPL 3 sejumlah 35 siswa sebagai subjek eksperimen 2 dengan penerapan X2 di SMKN 6 Malang. Instrumen pengukuran berupa tes Kemampuan Logika. Uji hipotesis menggunakan teknik Independent Sample t-Test, berbantuan software SPSS 25.0 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan Kemampuan Logika Pemrograman Dasar karena pengaruh penerapan X1 dan X2. Rata-rata hasil Kemampuan Logika penerapan X1 dan X2 menunjukkan peningkatan. Rata-rata Kemampuan Logika Pemrograman Dasar kelas X2 sebanyak 86,14 lebih tinggi daripada kelas X1 sebanyak 74,71. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan uji-t, menunjukkan perolehan hasil Kemampuan Logika kelas X1 dan kelas X2 sebesar 0,000.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan Kemampuan Logika siswa kelas X RPL SMKN 6 Malang yang menerapkan X1 dan X2. Peningkatan Kemampuan Logika lebih tinggi pada kelas penerapan X2 Dibandingkan X1. Melalui pengujian dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan Kemampuan Logika yang signifikan antara kelas dengan perlakuan X1 dengan X2.