SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubunganantara Locus Of Control Internal danPemahamanTerhadapKarirdenganKemandirianMenentukanKarirpadaSiswa SMKNegeriKelas XJurusanTeknikElektronikaIndustri se- KabupatenPasuruan.

Firdaus Diky Setiawan

Abstrak


ABSTRAK

Firdaus, Diky Setiawan. 2017. Hubungan antara Locus Of Control Internal dan Pemahaman Terhadap Karir dengan Kemandirian Menentukan Karir pada Siswa SMK Negeri Kelas X Jurusan Teknik Elektronika Industri se- Kabupaten Pasuruan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro. FakultasTeknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing(I) Dr.Setiadi C.P, M. Pd., MT, (II) YuniRahmawati, S.T., M.T.

Kata kunci :Locus Of Control Internal, Pemahaman Karir, Kemandirian Menentukan Karir.

Siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ketika mencari pekerjaan belum sesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki karena kurangnya pemahaman karier yang di dapatkan di sekolah serta belum terbentuknya keyakinan dalam diri siswa untuk meraih kesuksesan di bidang dan bakat yang di miliki keyakinan ini di sebut locus of control internal.

Tujuan penelitian ini untuk:

(1) Mengetahui seberapa tinggi locus of control internal ,

(2) Mengetahui seberapa tinggi tingkat pemahaman terhadap karier,

(3) Mengetahui seberapa tinggi tingkat kemandirian dalam menentukan karier,

(4) Mengetahui signifikansi hubungan antara (X1) dengan (Y) pada jurusan TEI,

(5) Mengetahui signifikansi hubungan antara (X2) dengan (Y) pada jurusan TEI, dan

(6) Mengetahui signifikansi hubungan secara simultan antara (X1) dan (X2) dengan (Y) pada jurusan TEI di SMK se- Kabupaten Pasuruan.

Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional menggunakan jenis Ex Post Facto. Responden penelitian siswa SMKkelas X Jurusan TEI di Kabupaten Pasuruan. Pengumpulan data masing-masing variabel menggunakan kuesioner. Nilai reliabilitas kuesioner variabel X1 sebesar 0,716, variabel X2 sebesar 0,722, dan varibel Y sebesar 0,710. Untuk mengungkap hubungan X1 dengan Y dan hubungan X2 dengan Y menggunakan analisis korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan analisis regresi linear ganda.

Hasil penelitian:

(1) Y dikategorikan mandiri sebesar 56,69%;

(2) X1 dikategorikan tinggi sebesar 76,38%;

(3) X2 dikategorikan paham sebesar 88,19%;

(4) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y;

(5) ada hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y;

(6) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Sumbangan relatif  X1 sebesar 36,34% dan sumbangan relatif X2 sebesar 63,34%. Sedangkan sumbangan efektif X1 sebesar 10,17% dan sumbangan efektif X2 sebesar 17,82%.

Kesimpulan penelitian adalah:

(1) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y;

(2) ada hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y;

(3) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y.