SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Trainer R efrigerator Freezer s ebagai Alat B antu Pembelajaran u ntuk Menumbuhkan Keaktifan dan Pemahaman Konsep pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

Pradikta Ramadhan Yorri Indra

Abstrak


ABSTRAK

Pradikta, Ramadhan Yorri Indra. 2019. Pengembangan Trainer Refrigerator Freezer sebagai Alat Bantu Pembelajaran untuk Menumbuhkan Keaktifan dan Pemahaman Konsep pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Pembimbing (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

 

Kata kunci : trainer, refrigerator freezer,perawatan dan perbaikan

Matakuliah Perawatan dan Perbaikan (PTEL656) merupakan matakuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro (PTE), Universitas Negeri Malang (UM). Standar kompetensi pada mata kuliah ini yaitu mengidientifikasi konstruksi dan prinsip kerja peralatan listrik, dan terampil melaksanakan pemeliharaan & perbaikan, serta pengujian, perangkat listrik rumah tangga maupun industri. Deskripsi kompetensinya:

(1) Menggunakan prinsip-prinsip perawatan dan perbaikan perangkat instalasi (Panel, Distribusi, dan Insta lasi),

(2) Menggunakan prinsip-prinsip perawatan dan perbaikan mesin-mesin listrik trafo,

(3) Menggunakan prinsip-prinsip perawatan dan perbaikan peralatan rumah tangga: Perangkat berputar, perangkat pemanas, dan perangkat pendingin.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, pembelajaran pada mata kuliah Perawatan dan Perbaikan (PTEL656) memerlukan trainer sebagai alat praktik perawatan perbaikan. Melalui trainer tersebut harapannya kesenjangan kompetensi mahasiswa dapat teratasi. Kompetensi yang dimaksud yaitu pada poin deskripsi kompetensi ketiga: menggunakan prinsip-prinsip perawatan dan perbaikan peralatan rumah tangga: perangkat pendingin. Oleh karena hal tersebut peneliti mengembangkan Trainer Refrigerator Freezer (perangkat pendingin). Model penelitian pengembangan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan menurut Sugiyono. Dalam model pengembangan Sugiyono terdapat uji validasi produk oleh Ahli 1, Ahli 2, serta subjek uji coba yaitu mahasiswa PTE yang telah menempuh mata kuliah Perawatan dan Perbaikan. Instrumen penilaian kelayakan yang digunakan berupa angket berskala Likert dengan skor 1-4. Perolehan skor tersebut diolah menggunakan rumus analisis deskriptif kuantitatif dengan hasil akhir berupa persentase validitas (kelayakan). Selain uji keayakan, dilaksanakan pula uji keaktifan dan pemahaman konsep mahasiswa. Uji keaktifan diukur melalui instrumen observasi, sedangkan uji pemahaman konsep melalui instrumen berupa soal post test. Berdasarkan pengujian yang dilaksanakan, didapatkan simpulan yaitu produk yang dikembangkan dalam penelitian ini Sangat Layak digunakan, hal ini ditunjukkan dengan persentase hasil validasi dari Ahli 1 sebesar 94,7%, Ahli 2 sebesar 94,7%, subjek uji kelompok kecil sebesar 85,95 % dan oleh subjek uji kelompok besar sebesar 93,32 %. Untuk hasil uji keaktifan didapatkan simpulan yaitu mahasiswa Sangat Aktif berdasarkan perolehan skor keaktifan sebesar 85,5 yang didapatkan dari observer. Untuk uji pemahaman konsep, didapatkan simpulan yaitu nilai rata-rata mahasiswa sebesar 80,5 yang berarti bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konsep yang Baik setelah melaksanakan pembelajaran menggunakan produk yang dikembangkan