SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Virtual Laboratory Entrepreneurship sebagai Sistem Monitoring Usaha bagi Mahasiswa

OKTAVIANDI DANIAR WAHYU AKBAR

Abstrak


ABSTRAK

Oktaviandi, Daniar Wahyu Akbar. 2018. Pengembangan Virtual Laboratory Entrepreneurship sebagai Sistem Monitoring Usaha bagi Mahasiswa. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd., (2) Harits Ar Rosyid, S.T., M.T., Ph.D.

 

Kata Kunci :Virtual Laboratory, Entrepreneurship, Monitoring

Mata kuliah Kewirausahaan menjadi salah satu mata kuliah pilihan bagi mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika, Universitas Negeri Malang. Pada proses pelaksanaan Mata kuliah Kewirausahaan, selain pembelajaran wawasan keilmuan secara teoristik, mahasiswa juga diupayakan mendapat pengalaman langsung dengan menerapkan usaha secara nyata. Mahasiswa secara berkelompok mendapatkan tugas untuk mulai menyusun konsep usaha dalam bentuk rencana bisnis kemudian menerapkannya. Dalam proses penerapan rencana usaha ini, mahasiswa akan menjalankan usaha sesuai dengan jenis usaha dan dengan pengawasan (monitoring) oleh dosen. Pengawasan oleh dosen bertujuan agar mahasiswa dapat menjalankan usahanya secara terkendali sesuai dengan rencana yang telah dibuat.Berdasarkan hasil observasi terhadap mahasiswa yang sedang menempuh Mata kuliah Kewirausahaan dan wawancara kepada dosen pengampu Mata kuliah Kewirausahaan terdapat beberapa masalah terkait dengan proses pengawasan dan evaluasi antara lain

(1) keterbatasan waktu perkuliahan,

(2) belum ada sistem yang mampu mengukur progress usaha mahasiswa.

Tujuan dari pengembangan virtual laboratory sebagai sistem monitoring usaha mahasiswa adalah membangun sistem yang dapat membantu Dosen dalam proses pengawasan (monitoring) progress usaha yang sedang dijalankan oleh mahasiswa, dan sistem yang mampu mengukur progress dari usaha mahasiswa.

Model pengembangan yang digunakan di dalampengembangansisteminiadalahWaterfall. Model pengembanganinidilakukanmelalui 5 tahapanyaitu:

(1) Requirement analysis and definitions;

(2) System and software design;

(3) Implementation and unit testing;

(4) Integration and system testing;

(5) Operation and maintenance.

 

Metode pengujian yang digunakan adalah blackbox, yakni untuk menguji fungsionalitas dan usabilitas sistem yang dikembangkan.Berdasarkan pengujian fungsionalitas dan usabilitas oleh ahli sistem, dosen, dan mahasiswa, sistem telah layak digunakan dan dapat beroperasi dengan baik. Dibuktikandarihasilanalisis data hasil pengujian fungsionalitas oleh ahli sistem dengan nilai sebesar 1 dan hasil presentase 85.86% untuk aspek usabilitas. Diharapkan dengan pengembangan sistem virtual laboratory entrepreneurship dapat bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa sebagai sarana yang dapat membantu proses pengembangan usaha mahasiswa.