SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Video Pembelajaran DalamMateri Hydropower pada Matakuliah Dasar Konversi Energi Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

KARIM MOHAMMAD ABDUL

Abstrak


RINGKASAN

Karim, Mohammad Abdul. 2019. Pengembangan Media Video Pembelajaran Dalam Materi Hydropower pada Matakuliah Dasar Konversi Energi Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd., (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

 

Kata Kunci: video, media pembelajaran, hydropower

Video pembelajaran merupakan bahan ajar noncetak dalam format audio-visual berisi informasi pembelajaran yang membantu peserta didik untuk memahami materi. Salah satu media yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran di dalam kelas adalah video pembelajaran. Video ini dapat menjadikan daya tarik tersendiri agar peserta didik mampu memahami materi dan terdapatnya beberapa materi yang diilustasikan dalam bentuk animasi akan mempermudah peserta didik untuk menelaah materi yang lebih interaktif. Matakuliah dasar konversi energi di jurusan Teknik Elektro mengharuskan peserta didik mengerti secara terperinci akan jenis dan karakter pembangkit listrik, namun masih terbatas oleh waktu dan biaya untuk meninjau secara langsung ke lapangan. Sarana prasarana yang ada pada Jurusan Teknik Elektro pun tidak memiliki pembangkit sendiri sebagai rujukan setiap saat jika diperlukan. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan video pembelajaran dalam materi hydropower dasar konversi energi listrik.

Pengembangan media pembelajaran dengan basis video ini menggunakan model pengembangan oleh Sadiman. Tahapan dalam pembuatan video pembelajaran yang di adopsi dari model pengembangan oleh sadiman adalah:

(1) identifikasi masalah

(2) analisis kebutuhan

(3) pengembangan materi

(4)  penyusunan petunjuk pemanfaatan

(5) produksi

(6) validasi

(7) revisi.

Video pembelajaran yang telah selesai di produksi kemudian di ujicobakan kepada sampel populasi. Populasi ujicoba ini adalah Mahasisa Universitas Negeri Malang Program Studi Pendidikan Elektro. Selain itu video pembelajaran juga divalidasikan kepada para ahli Hasil ujicoba dan validasi ini berupa data kuantitatif berupa skoring dan data kualitatif berupa saran yang diberikan. Setelah video pembelajaran divalidasi kemudian direvisi agar dihaslikan vidoe pembelajarn yang tepat sesuai dengan kaidah materi yang harus terkait.

Berdasarkan analisis validasi pengembangan media pembelajaran dari  video pembelajaran dalam materi hydropower dasar konversi energi listrik didapatkan hasil yang sangat layak dengan hasil para ahli 91,76%,  kelompok kecil 91,56%, kelompok besar 89,28%. Dengan presentase hasil validasi tersebut video pembelajaran  dalam materi hyropower sangat layak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menunjang pemahaman peserta didik. Video pembelajaran ini telah sangat layak dari aspek materi, tampilan, dan bahasannya. Video pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif  sumber belajar peserta didik.

 

SUMMARY

Karim, Mohammad Abdul. 2019. Reserch and Development media learning video Hydropower in material at a discussion of energy conversion course of study electrical engineering education State University of Malang. Thesis. Elekctrical Enginering Program, Technic Faculity, State University of Malang. Advisors: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd., (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

 

Keyword: video, learning media, hydropower

Video learning is teaching materials non print in the format of an audio-visual contains information of learning which he assist those primary school students to understand the material .One of the media that can be used to encourage other parties to the learning process in the classroom is a video of learning .This video supposed to make a special attraction that participants primary school students capable of being comprehended course material and existence of some training materials that ilustration in the form of animation will ease to do school tuition so as to elucidate the material of which more interactive. Lecture energy conversion of basic in electrical engineering requires students will understand in detail type and character power plants, but still limited by time and money to review in directly involved in.Infrastructure of electrical engineering the have no own plant as a reference at any time if necessary. Research development this was intended to produce a video of learning in any material hydropower the base of the conversion of electrical energy.

Learning media development with this video using the development model by Sadiman. Step in making instructional videos in the adoption of the model development by Sadiman is:

(1) identification of problem

(2) needs analysis

(3) development of material

(4) drafting instructions utilisation

(5) production

(6) validation

(7) revision. 

The completed learning video produced later in the test to a sample of the population, namely students and experts  at  Electrical Education Courses,  University of Malang. In addition to it is a video learning whatsoever validation toward all who were familiar the results of the tests of and validation will be to provide quantitative data in the form of scoring and of qualitative data in the form of advice provided .After video of learning been validated later revised that there is very little result learning video who precise accordance with later be directed to the material of which should be associated.

 

Based on the analysis of validation research media lessons learned from hydropower in any material video learning basic electric energy conversion or results it is very appropriate with the results of the experts 91,76 % , a small group 91,56 % , a large group of 89,28 % . The validation results with the percentage of instructional video in a very decent hyropower material and can be used as a learning medium to support the understanding of learners.