SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Mobile Pada Mata Pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) Bermuatan Creative Problem Solving Untuk Menumbuhkan Learning Activity Pada Siswa Kelas XI TKJ di SMKN 3 Malang

SARI EVA KUMALA

Abstrak


ABSTRAK

Sari, Eva Kumala. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Mobile Pada Mata Pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) Bermuatan Creative Problem Solving Untuk Menumbuhkan Learning Activity Pada Siswa Kelas XI TKJ di SMKN 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M. Pd., Pembimbing (II) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: Bahan Ajar, Creative Problem Solving, Learning Activity.

Pembelajaran yang dilakukan SMK merupakan pembelajaran yang menekankan pada keterampilan siswa. Hal tersebut dikarenakan siswa SMK disiapkan untuk menghadapi dunia kerja. Keaktifan belajar (learning activity) pada siswa dalam pembelajaran dapat memberikan pengetahuan yang lebih mendalam dan materi yang diberikan guru akan mudah diterima oleh siswa. Dari hasil observasi di lapangan sebanyak 70% siswa mengalami kesulitan memahami materi dari modul berupa pdf, sedangkan sebanyak 78% siswa lebih menyukai belajar menggunakan bahan ajar elektronik berupa smartphone daripada menggunakan modul pdf. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar diperlukan untuk menghadapi tantangan pada kurikulum 2013 revisi 2018 yang digunakan di sekolah sehingga menumbuhkan keaktifan belajar (learning activity). Bahan ajar yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran creative problem solving. Model pembelajaran creative problem solving dipilih karena model pembelajaran tersebut menyajikan pertanyaan berbasis masalah agar siswa berpikir kreatif untuk mencari pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah merancang, mengembangankan, menguji kelayakan, dan mengimplementasikan bahan ajar TJBL sebagai bahan ajar berbasis mobile pada mata pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas.

Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 langkah yang meliputi:

(1) Analysis;

(2) Design;

(3) Development;

(4) Implementation; dan

(5) Evaluation. Uji kelayakan pada penelitian dan pengembangan dilakukan oleh siswa kelas XI TKJ yang sedang menempuh mata pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas di SMKN 3 Malang.

 

Berdasarkan uji validasi materi oleh ahli diperoleh persentase sebesar 88,10%, validasi media oleh ahli diperoleh persentase sebesar 88,64%. Berdasarkan data hasil validasi bahan ajar dinyatakan sangat valid untuk dilakukan uji coba.  Pada tahap uji coba diperoleh persentase responden persorangan sebesar 85,71%, uji coba kelompok kecil sebesar 86,67% dan uji coba kelompok besar sebesar 89,33%. Sedangkan untuk hasil keaktifan belajar siswa mendapat 86,43% termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan kriteria validitas, maka bahan ajar TJBL berbasis mobile bermuatan creative problem solving pada mata pelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas termasuk dalam kategori sangat valid sehingga layak digunakan bagi siswa dalam proses pembelajaran.