SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran CBL Dipadu Metode Individual Terbimbing dan CBL Dipadu Metode Tutorial Kaitannya Terhadap Keaktifan dan Pemahaman Konsep Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika Siswa Kelas X TIPTL di SMKN 1 Kediri

DIANTO NUR

Abstrak


ABSTRAK

Dianto, Nur. 2019. Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran CBL Dipadu Metode Individual Terbimbing dan CBL Dipadu Metode Tutorial Kaitannya Terhadap Keaktifan dan Pemahaman Konsep Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika Siswa Kelas X TIPTL di SMKN 1 Kediri. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T. (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.

 

Kata Kunci : Perbandingan, Challenge Based Learning (CBL), Individual Terbimbing, Tutorial, Keaktifan, Pemahaman Konsep

Keberadaan teknologi mempengaruhi pendidikan dimana, kegiatan berkomunikasi, kolaborasi dan belajar semakin dimudahkan di abad 21. Proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.hal ini gunan untuk mempersiapkan siswa agar dapat bekerja sesuai bidang keahliaannya dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk,

(1) mendeskripsikan pemahaman konsep dan keaktifan belajar karena pengaruh penerapan model Challenge Based Learning dipadu metode tutorial;

(2) mendeskripsikan pemahaman konsep dan keaktifan belajar karena pengaruh penerapan model Challenge Based Learning dipadu metode individual terbimbing;

(3) mengetahui signifikansi perbedaan pemahaman konsep dan keaktifan belajar karena pengaruh penerapan model Challenge Based Learning dipadu metode individual terbimbing dan model Challenge Based Learning dipadu metode tutorial; dan

 

(4) mengetahui perpaduan model dan metode yang lebih unggul. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TIPTL SMKN 1 Kediri. Instrumen pengukuran berupa post-test untuk pemahaman konsep dan lembar observasi untuk keaktifan. Aspek yang diukur adalah aspek kognitif dan afektif. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik Independent Sample T-Test untuk pemahamn konsep dan uji Man Whitnee U Test untuk keaktifan, berbantuan software SPSS. Berdasarkan Analisa diperoleh hasil terdapat perbedaan yang signifikan penerapan model Challenge Based Learning dipadu metode individual terbimbing dan tutorial terhadap keaktifan dan pemahaman konsep. Terdapat perbedaan keaktifan dengan sig. = 0,000 dan terdapat perbedaan pemahaman konsep dengan sig. = 0,010.