SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Keaktifan dan Hasil belajar Animasi 2 Dimensi karena pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan video tutorial dibandingkan Probing prompting (PP) berbantuan video tutorial pada siswa SMK Negeri 1 Beji

HUDA MIFTACHUL

Abstrak


ABSTRAK

Huda, Miftachul. 2019. Perbedaan Keaktifan dan Hasil belajar Animasi 2 Dimensi karena pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan video tutorial dibandingkan Probing prompting (PP) berbantuan video tutorial pada siswa SMK Negeri 1 Beji Pasuruan. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (II) Harits Ar Rosyid, S.T., M.T., Ph.D.

 

Kata Kunci: Creative Problem Solving (CPS), Probing Prompting (PP), Keaktifan dan Hasil Belajar

Penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan video tutorial dengan model pembelajaran Probing Prompting (PP) berbantuan video tutorial dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran pada mata pelajaran animasi 2 dimensi. Penerapan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dapat mempengaruhi keaktifan dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Animasi 2 Dimensi dikelas XI program keahlian Multimedia di SMK  Negeri 1 Beji Pasuruan.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment dengan pola Pretest-Posttest Control Group Desain karena dalam penelitian ini akan mencari pengaruh dari treatment yang telah diberikan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Multimedia 1 dan XI Multimedia 2 pada tahun ajaran 2018/2019. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 74 siswa, masing-masing kelas terdiri dari 37 siswa. Uji Hipotesis yang digunakan adalah uji Independent Sample T-Test dengan nilai taraf signifikansi 0.05.

Hasil uji hipotesis keaktifan dan hasil belajar pada penelitian ini menggunakan Independent Sample t-test. Nilai signifikansi yang diperoleh pada keaktifan belajar sebesar 0,013, nilai signifikansi yang diperoleh pada pengetahuan hasil belajar sebesar 0,000, dan nilai signifikansi yang diperoleh pada sikap dan keterampilan hasil belajar sebesar 0,044. Nilai signifikansi tersebut diartikan terdapat perbedaan yang signifikan dalam keaktifan dan hasil belajar Animasi 2 Dimensi.

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran CPS lebih berpengaruh dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Animasi 2 Dimensi daripada dengan model pembelajaran PP. Saran yang dianjurkan dalam penelitian ini adalah model CPS dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran animasi 2 dimensi untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar.