SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Expert System Sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan Perbaikan dan Perawatan Komputer Bagi Teknisi dan Laboran Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

Zhella Roihatul Jannah

Abstrak


Abstrak

Pengembangan Expert System sebagai Alat Bantu Pengambilan Keputusan Perbaikan dan Perawatan Komputer Bagi Teknisi dan Laboran Teknik Elektro UM

 

Kata Kunci : Expert System, perbaikan komputer, decision making

 

Perbaikan dan perawatan komputer yang saat ini digunakan oleh laboran TE FT UM masih konvensional, dimana para laboran harus menentukan diagnose permasalahan komputer yang terbatas pada pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya secara umum. Sehingga laboran membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. Berdasarkan permasalahan kurang optimalnya kinerja perbaikan yang dilakukan oleh laboran, maka dengan adanya expert system akan membantu teknisi atau laboran dalam mendiagnosis permasalahan pada komputer. Perbaikan dan perawatan komputer berbasis pada expert system bertujuan untuk membuat perencanaan, mengembangkan, serta mendapatkan hasil uji aplikasi untuk menentukan jenis kerusakan pada komputer. Dengan expert system ini, maka bisa terjadi migrasi dari sistem tutorial konvensional, yaitu proses trial and error. Dengan expert system akan didapatkan alternatif dalam penyelesaian kerusakan komputer, karena sistem ini mendukung aktivitas pemecahan yang dimaksud dalam hal ini pada pembuatan keputusan (decision making) dan sebagai asisten yang pandai dari seorang pakar.Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R&D, dimana hasil akhir dari penelitian ini yaitu berupa software sistem pakar untuk laboran atau teknisi guna mendiagnosis kerusakan hardware pada komputer. Pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan waterfall yang didalamnya terdapat certainty factor dan forward chaining.Proses pengujian sistem berdasarkan representasi prosentase hasil diagnosa dengan penggunaan proses perhitungan Certainty Factor (CF) yang cocok dipakai pada expert system untuk mengukur sesuatu apakah pasti atau tidak pasti dalam mendiagnosis kerusakan komputer. Sedangkan hasil pengujian equivalence partitioning, disimpulkan bahwa dari 6 orang responden didapatkan rata-rata nilai sebesar 45,2% dengan kategori ‘sangat baik’, 54,8% pada kategori ‘baik’. Sementara dari uji validasi pakar didapatkan prosentase 100% dari 2 orang pakar perawatan dan perbaikan komputer. Hal ini menunjukkan bahwa sistem secara garis besar sudah berjalan sesuai dengan rancangan prototype-nya. yang berarti semuafitur pada sistem dapat dijalankan.