SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Administrasi Server Interaktif Bernuansa Problem Solving untuk Menumbuhkan Keaktifan Belajar pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek

Bagus Indra Prasmana

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasmana, Indra Bagus. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Administrasi Server Interaktif Bernuansa Problem Solving untuk Menumbuhkan Keaktifan Belajar pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek. Skripsi, Jurusan S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Setiadi C.P., M.Pd., M.T. (II) Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T.

 

Kata Kunci: pengembangan, administrasi server, bahan ajar interaktif, problem solving, keaktifan belajar.

 

Media bahan ajar merupakan salah satu poin penting dalam kegiatan pembelajaran. Pada SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek diindikasikan masih menggunakan buku cetak, LKS, dan modul. Permasalahan tersebut berdampak pada keaktifan, ketrampilan, dan pengetahuan siswa pada mata pelajaran administrasi server kurang maksimal, dengan demikian siswa kurang terlatih untuk berperan aktif, sehingga kompetensi yang dimiliki peserta didik belum bisa tercapai. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar interaktif bernuansa problem solving yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek.

Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model pengembangan oleh (ADDIE). Tahap pengembangannya meliputi, (1) Analisys (analisis); (2) Design (perancangan); (3) Development (pengembangan); (4) Implementation (implementasi); dan (5) Evaluation(Evaluasi).

Berdasarkan hasil validasi yang melibatkan ahli media dan ahli materi, bahwa media ini telah valid dengan skor rata-rata yang didapat sebesar 3,65 untuk validasi oleh ahli media, dan 3,28 untuk validasi oleh ahli materi, sehingga media ini dapat dinyatakan layak untuk digunakan. Sedangkan Hasil uji coba kelompok kecil terhadap 3 responden menghasilkan skor rata-rata sebesar 3,15. Sedangkan hasil uji coba kelompok besar terhadap 29 responden, diperoleh skor rata-rata sebesar 3,23, untuk hasil uji coba responden ke 3 sekolah, diperoleh uji responden pertama mendapat skor rata-rata sebesar 3,15, uji responden kedua mendapat skor rata-rata sebesar 3,27, dan uji responden ketiga mendapat skor rata-rata sebesar 3,43, sedangkan untuk uji coba observasi keaktifan yang dilakukan oleh 3 observer diperoleh hasil kriteria tertinggi yaitu mendapatkan skor 3 dan 4 dari setiap kriteria angket ukur keaktifan, sehingga media bahan ajar interaktif  yang dikembangkan mampu menumbuhkan keaktifan belajar siswa, Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media bahan ajar interaktif ini dinyatakan layak untuk digunakan.