SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SIMULASI DIGITAL SISWA KELAS X TKJ SMKN 1 BLITAR

Muhamad Nur Baitul Anshor

Abstrak


ABSTRAK

 

Anshor, Muhamad Nur Baitul. 2017. Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Simulasi Digital Siswa Kelas X TKJ SMKN 1 Blitar. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Tri Atmadji S., M.Pd. (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom.

 

Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, keaktifan dan prestasi belajar

 

Sumberdaya manusia merupakan penopang dalam kemajuan sebuah bangsa. Bangsa yang maju secara ekonomi akan simetris dengan kemajuan tingkat pendidikan dan indeks dari sumberdaya manusia. Jika Negara secara ekonomi maju maka tingkatan pendidikan juga harus tinggi sehingga akan membuat bangsa tetap maju. Oleh karena itu upaya meningkatkan kualitas mutu sumberdaya manusia telah menjadi kebijakan strategi yang harus diupayakan secara nasional dalam pengembangan pendidikan. Informasi yang diperoleh dari proses kolaborasi dengan guru mata pelajaran di jurusan TKJ SMKN 1 Blitar yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2017, diketahui bahwa siswa kelas X TKJ memiliki motivasi belajar yang rendah, dan kurang memperhatikan selama proses pembelajaran berlangsung. Guru sudah menggunakan model project based learning (PjBL) akan tetapi langkah-langkahnya belum sesuai dengan langkah-langkah problem based learning secara utuh. Guru hanya memberikan tugas/proyek kepada siswa tanpa diawasi pada saat proses pengerjaan proyeknya, sehingga siswa menjadi kurang bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan guru. Hal itu menyebabkan siswa memperoleh nilai yang rendah pada saat dilakukan tes, terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa yang masih di bawah KKM. Yaitu dari 37 siswa kelas X , diperoleh siswa masih dijumpai nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan suatu penelitian tindakan kelas.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggambarkan keadaan secara nyata pada subyek penelitian. Rancangan penelitian dilakukan dengan menggunakan model penelitian Kemmis & Taggart yaitu dengan melalui tiga siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat langkah yang terdiri atas: (a) planning (perencanaan), (b) acting (tindakan), (c) observing (pengobservasian), dan reflekting (perefleksian).

Terdapat peningkatan keaktifan pada siklus 1, 2 dan 3, yaitu pada siklus 1 dengan nilai rata-rata 73,8 pada siklus 2 naik menjadi 88,9 pada siklus 3 menjadi 98 sedangkan hasil belajar pada siklus 1, 2 dan 3, yaitu pada siklus 1 dengan nilai rata-rata 75,2, pada siklus 2 naik menjadi 88,9 dan pada siklus 3 naik menjadi 98. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mampu meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas X jurusan TKJ, lebih tepatnya siswa kelas X TKJ SMKN 1 Blitar dengan menggunakan model pembelajaran berbasi proyek.